SEBUAH ledakan hebat melanda pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu sore waktu setempat. Insiden maut yang terjadi di pabrik Baogang United Steel, Mongolia Dalam ini mengakibatkan dua orang tewas, puluhan lainnya luka-luka, dan sejumlah orang dilaporkan masih hilang.
Berdasarkan laporan media pemerintah, ledakan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat (07.00 GMT). Kekuatan ledakan tersebut sangat besar hingga memicu getaran hebat yang dirasakan warga di sekitar lokasi kejadian.
Dampak Kerusakan dan Korban JiwaRekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi ke langit. Area pabrik tampak luluh lantak dengan puing-puing bangunan, pipa yang hancur, hingga langit-langit gedung yang runtuh berserakan di tanah.
Baca juga : 5 Tewas dan 6 Hilang dalam Ledakan Pabrik Kimia di Tiongkok Timur
Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa selain dua korban jiwa, sebanyak 84 orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit. Lima di antaranya dilaporkan menderita luka serius. Hingga saat ini, petugas penyelamat masih melakukan pencarian intensif terhadap lima orang yang dinyatakan hilang pasca-kejadian.
Penyelidikan Penyebab LedakanBaogang United Steel dikenal sebagai salah satu perusahaan besi dan baja milik negara (BUMN) yang cukup besar di Tiongkok. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari ledakan di fasilitas industri tersebut.
Catatan Kelam Kecelakaan Industri di TiongkokInsiden ini menambah panjang daftar kecelakaan industri yang kerap melanda Negeri Tirai Bambu, mulai dari ledakan pabrik, tambang runtuh, hingga tanah longsor di area industri.
Tiongkok sebelumnya pernah diguncang bencana serupa yang jauh lebih besar. Pada tahun 2015, dua ledakan masif di pelabuhan Tianjin menewaskan 173 orang dan menghancurkan area luas di kota tersebut. Selain itu, pada Mei tahun lalu, sebuah pabrik kimia di Provinsi Shandong juga meledak, menewaskan lima orang dan mencederai 19 lainnya dengan dampak kerusakan yang mencapai gedung-gedung di sekitarnya.
Pemerintah Tiongkok kini menghadapi tekanan untuk memperketat standar keselamatan kerja guna mencegah terulangnya tragedi mematikan di sektor industri manufaktur mereka. (BBC/Z-2)




