Alcaraz dan Sabalenka Melaju Mulus di Babak Pertama Australian Open 2026

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Unggulan teratas sektor putra dan putri Australian Open 2026 Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka mengawali langkah dengan kemenangan mulus pada babak pertama di Rod Laver Arena, Minggu, 18 Januari 2026.

Aryna Sabalenka yang berstatus petenis peringkat satu dunia WTA menyingkirkan wakil Prancis Rakotomanga Rajaonah dengan skor 6-4, 6-1.

Kemenangan tersebut menjaga peluang Sabalenka menjadi petenis putri pertama yang mencapai empat final Australian Open berturut-turut sejak Martina Hingis lebih dari 20 tahun lalu.

Langkah Mantap Aryna Sabalenka

Aryna Sabalenka mengakui awal pertandingan berjalan cukup sulit sebelum akhirnya menemukan ritme permainan.

"Awalnya cukup sulit, tetapi saya senang bisa menemukan ritme di akhir set pertama dan setelah itu merasa lebih percaya diri," ungkap Sabalenka.

Sabalenka sempat tampil goyah di awal laga dan langsung kehilangan servis sehingga tertinggal 1-0.

Ia kemudian mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum menguasai jalannya pertandingan.

Rakotomanga Rajaonah menjalani debut di babak utama Australian Open dan untuk pertama kalinya menghadapi petenis peringkat 40 besar dunia.

Sabalenka mengaku tidak terlalu mengenal lawannya dan menyebut tantangan tersendiri menghadapi pemain muda bertangan kidal.

"Saya tidak terlalu mengenalnya dan selalu sulit bermain melawan pemain muda yang belum dikenal, apalagi bertangan kidal," ujarnya.

Sabalenka berhasil merebut 12 dari 15 poin awal set kedua dan mengamankan kemenangan dua set langsung.

Ia menyatakan puas karena mampu menyelesaikan pertandingan tanpa kehilangan set.

Kemenangan tersebut disaksikan langsung oleh Rod Laver dan legenda tenis Roger Federer, yang kemudian berfoto bersama Sabalenka usai pertandingan.

Alcaraz Atasi Tekanan di Set Kedua

Carlos Alcaraz melaju ke babak kedua Australian Open 2026 dengan kemenangan 6-3, 7-6, 6-2 atas petenis tuan rumah Adam Walton.

Alcaraz sempat tertinggal satu break di set kedua sebelum mampu bangkit dan mengunci set melalui tiebreak.

"Dia bermain sangat baik, jadi saya harus menjaga level permainan saya sepanjang pertandingan," kata Alcaraz.

Ia menilai kesulitan di babak pertama justru menjadi persiapan penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

"Merasa sedikit tertekan di awal turnamen itu bagus untuk mempersiapkan diri ke babak berikutnya," ujarnya.

Alcaraz mengaku puas dengan performanya secara keseluruhan meski lawannya tampil agresif dan solid dari garis belakang.

Perhatian besar tertuju pada Alcaraz setelah ia mengakhiri kerja sama jangka panjang dengan pelatih Juan Carlos Ferrero.

Petenis Spanyol itu berpeluang menjadi petenis termuda dalam sejarah yang menyelesaikan Career Grand Slam tunggal putra setelah sebelumnya menjuarai French Open, Wimbledon, dan US Open.

Carlos Alcaraz dijadwalkan kembali bertanding pada Rabu, 21 Januari 2026, menghadapi petenis Jerman Yannick Hanfmann.

Hanfmann melaju ke babak kedua setelah mengalahkan Zachary Svajda dari Amerika Serikat dalam empat set.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPBD DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca, Genangan Sukses Ditekan
• 19 jam laluidntimes.com
thumb
Rusuh! Narapidana Kuasai 3 Penjara di Guatemala, 46 Orang Disandera
• 23 jam laluidntimes.com
thumb
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
• 6 jam lalumerahputih.com
thumb
Hansi Flick Rasakan Kekalahan usai 12 Laga
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Slank Sumbangkan Rp500 Juta dari Konser Bali untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.