EtIndonesia. Menurut kabar terbaru, Kementerian Pertahanan Irak pada Minggu (18/1/2026) telah mengkonfirmasi bahwa angkatan bersenjata Amerika Serikat telah menarik diri dari Pangkalan Udara Al-Asad di Irak. Kini pangkalan tersebut kini sepenuhnya diambil alih oleh Angkatan Darat Irak.
Pangkalan Al-Asad selama ini menjadi tempat penempatan pasukan Amerika Serikat dan koalisi internasional, serta merupakan fasilitas penting dalam upaya memerangi ISIS dan menjaga keamanan kawasan.
Seorang kolonel Angkatan Darat Irak mengkonfirmasi kepada media bahwa pasukan AS pada dasarnya telah menarik diri, dengan hanya sejumlah kecil personel yang masih tinggal sementara karena alasan logistik.
Pada tahun 2024, Amerika Serikat dan Irak telah mencapai kesepakatan untuk menarik secara bertahap pasukan koalisi yang dipimpin AS dari Irak, dan mengalihkan hubungan kedua negara ke bentuk kerja sama keamanan bilateral.
Namun, rencana penarikan tersebut semula dijadwalkan selesai sebelum akhir 2026. Penarikan yang dilakukan lebih awal dari jadwal ini memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan kaitannya dengan meningkatnya ketegangan situasi Iran, khususnya setelah militer Iran mengancam akan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS.
Sebelumnya, akibat eskalasi situasi Iran, militer AS juga telah menarik sebagian pasukannya dari Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar. (Hui)



