PSHT Magetan Matangkan Pembinaan Prestasi Lewat Diklat Wasit Juri Selama Tiga Hari

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Magetan (beritajatim.com) — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Magetan terus mematangkan fondasi pembinaan prestasi pencak silat. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pelaksanaan Diklat Wasit Juri yang digelar selama tiga hari, 17–19 Januari 2026, di Padepokan PSHT Ranting Bendo, Kabupaten Magetan.

Kegiatan ini diikuti 34 peserta yang merupakan utusan ranting se-Kabupaten Magetan. Mereka disiapkan sebagai calon perangkat pertandingan yang diharapkan mampu menjaga kualitas, objektivitas, dan sportivitas dalam setiap laga pencak silat.

Ketua PSHT Cabang Magetan, Nanang Budi Setyaji, menegaskan bahwa penguatan perangkat pertandingan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembinaan prestasi. Menurutnya, kompetisi yang sehat tidak hanya bertumpu pada kualitas atlet, tetapi juga pada profesionalisme wasit dan juri.

“Pertandingan yang adil hanya bisa terwujud jika dipimpin oleh wasit-juri yang memahami aturan dan menjunjung tinggi sportivitas,” kata Nanang.

Ia menambahkan, kaderisasi wasit-juri harus dilakukan secara berkelanjutan dan berjenjang. Dengan begitu, PSHT Magetan memiliki sumber daya manusia yang siap mengawal pertandingan resmi, baik di tingkat lokal maupun agenda pembinaan selanjutnya.

Senada, Ketua Panitia Diklat Wasit Juri PSHT Cabang Magetan, Boy Sukresno, menyebut diklat ini dirancang untuk menyiapkan perangkat pertandingan yang tidak hanya paham regulasi, tetapi juga memiliki integritas saat mengambil keputusan di arena.

“Diklat ini kami arahkan untuk menstandarkan kemampuan wasit dan juri. Harapannya, keputusan di pertandingan semakin objektif, adil, dan bisa dipertanggungjawabkan. Peserta kami siapkan sebagai bibit muda wasit-juri PSHT Magetan,” ujar Boy, Minggu (19/1/2026).

Boy mengungkapkan, kebutuhan perangkat pertandingan yang berkualitas terus meningkat seiring padatnya agenda pembinaan dan kompetisi pencak silat. Karena itu, proses kaderisasi dinilai tidak bisa dilakukan secara sporadis, melainkan melalui pelatihan yang terukur dan konsisten.

Untuk memperkuat standardisasi kompetensi, PSHT Cabang Magetan menggandeng Wasit Juri IPSI Kabupaten Magetan sebagai pelatih dan pemateri. Kolaborasi ini bertujuan menyelaraskan pemahaman regulasi pertandingan yang berlaku secara nasional.

Materi diklat mencakup pembahasan peraturan pertandingan, mekanisme penilaian, etika dan sikap wasit-juri, hingga simulasi praktik memimpin pertandingan. Panitia menekankan pentingnya ketelitian, ketegasan, konsistensi, serta ketenangan dalam mengambil keputusan.

“Kualitas pertandingan bukan hanya ditentukan kesiapan atlet, tetapi juga ditopang perangkat pertandingan yang profesional dan berintegritas,” tambah Boy.

Usai mengikuti diklat ini, para peserta ditargetkan siap dilibatkan sebagai perangkat pertandingan pada agenda pembinaan berikutnya, baik dalam kegiatan internal PSHT maupun penugasan lain yang relevan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PSHT Magetan untuk memperkuat pencak silat prestasi secara berkelanjutan di Bumi Mageti. [fiq/kun]


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Johm Herdman Target Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
IHSG Sesi I Naik 0,27%, Saham PANI dan CBDK Melesat
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Semarak Emiten Tekstil BELL, ZATA, hingga TRIS Tersulut Rencana Baru Danantara
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jalur Udara Belum Memungkinkan, Basarnas Maksimalkan Evakuasi Darat
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Gerebek Barak Narkoba di Deli Serdang, Polisi Diserang Senapan Angin
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.