Jeje Siapkan Rp 25 Miliar Rehab Sekolah Rusak di Bandung Barat, Begini Konsepnya

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pemkab Bandung Barat menyiapkan dana Rp 25 miliar untuk perbaikan sekolah tahun ini sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana (Sapras) sekolah di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan perbaikan atau rehabilitasi fasilitas pendidikan dilakukan secara bertahap dan merata di seluruh wilayah. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

"Alokasi anggaran sendiri ini Rp 25 miliar, untuk ruang kelasnya kita masih menghitung karena jarak sekolah juga cukup memengaruhi. Ini masih menjadi konsen kita ke depan karena menurut data masih bayak sekolah masih memerlukan perbaikan ruang kelas," kata Jeje, Senin (19/1/2026).

Bukan hanya rehab sekolah seperti ruang kelas, Jeje ingin konsep infrastrukturnya yang ramah disabilitas. Ini diimplementasikan melalui penerapan sarana dan prasarana berupa pemasangan guiding block di lorong-lorong sekolah menuju ruang kelas.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sejumlah sekolah di KBB bahkan sudah mulai menerapkan pembangunan jalur pemandu atau guiding block di akses-akses utama siswa pada tahun 2025. Salah satu contoh yang sudah berjalan yakni di SMP Negeri 1 Cisarua, di mana akses menuju ruang kelas kini telah ramah bagi tunanetra.

"Fasilitas ramah disabilitas, di semua di Bandung Barat kita sediakan fasilitas seperti itu. Tentunya masih banyak lagi sekolah yang masih perlu perbaikan. Insya Allah di 2026 dilanjutkan untuk perbaikan ruang kelas di Bandung Barat," ujar Jeje.

Jeje menyebutkan sepanjang tahun 2025 Pemkab Bandung Barat sudah menuntaskan perbaikan puluhan sekolah baik di jenjang SD maupun SMP yang menjadi kewenangan pihaknya. Tingkat kerusakan ruang kelas bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Perbaikan yang dilakukan pada 2025, kata dia, mayoritas menyasar bangunan dengan kerusakan berat.

"Total 82 ruang kelas SD dan 16 ruang kelas SMP Negeri. Jadi kerusakan itu ada yang rusak berat, sedang dan ringan, yang kemarin kita perbaiki rata-rata itu rusak berat," ujar dia.

Menurut Jeje, perbaikan infrastruktur pendidikan merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan dan kelayakan ruang belajar bagi siswa. Sehingga akan tetap menjadi program prioritas Pemkab Bandung Barat meskipun ditengah adanya penurunan fiskal.

"Tentunya ini komitmen pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dan memberikan ruang kelas yang layak supaya KBM nyaman," tandas Jeje. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pertemuan Kilat Prabowo - Dasco di Halim! Terungkap Misi Besar Presiden Temui Raja Inggris
• 9 jam lalusuara.com
thumb
KNKT Investigasi Penyebab Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pajero Tabrak Lari 6 Motor dan Pagar Mapolda Jambi, Sopir Positif Narkoba
• 17 jam laludetik.com
thumb
Komisi II Buka Revisi UU Pemilu, Pastikan Proses Transparan dan Inklusif
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Eks Wamenaker Noel Ngaku Makin Gemuk dan Segar saat Ditahan KPK
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.