Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan peningkatan usia harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 tahun menjadi 76 tahun.
Target tersebut menjadi bagian dari Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) yang telah rampung dan kini tinggal menunggu penandatanganan Presiden Prabowo Subianto.
“Targetnya adalah, kalau disimplifikasi ya, kita ingin menaikkan average life Indonesia dari 72 ke 76,” jelas Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1).
Selain memperpanjang usia harapan hidup, pemerintah juga menargetkan peningkatan usia hidup sehat masyarakat.
“Kemudian healthy average life. Jadi, rata-rata usia sampai wafat itu naik ke 76. Tapi rata-rata usia hidup sehat itu naik dari 60 ke 65,” katanya.
Budi menjelaskan, peningkatan usia hidup sehat diharapkan dapat membuat masyarakat lanjut usia tetap produktif dan menikmati kualitas hidup yang baik.
“Jadi diharapkan orang-orang seperti saya, yang sudah di atas 60, bukan hanya tinggal menunggu saatnya saja, tapi kita hidupnya sehat terus,” tutur Budi.
“Masih bisa makan enak bersama teman-teman DPR, masih bisa naik sepeda, misalnya seperti tadi, hobinya naik sepeda, atau yang lainnya, supaya kita masih bisa hidup sehat,” lanjutnya.
Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan strategi dan program yang berfokus pada penguatan layanan kesehatan primer sebagai langkah pencegahan.
“Dan fokus kita tetap pada layanan primer. Kalau kita bisa mencegah orang Indonesia tetap sehat, tekanan terhadap rumah sakit berkurang dan masyarakat juga menjadi lebih produktif,” tandasnya.




