Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Aceh
Pemerintah bersama TNI terus bergerak cepat memulihkan infrastruktur pasca-banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Salah satu fokus utama adalah membuka kembali akses jalan dan jembatan yang terputus, agar mobilitas warga dan distribusi logistik dapat berjalan normal.
Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 16, Letkol CZI Rudy Haryanto, menyebut bahwa dari data posko penanganan bencana, terdapat sekitar 492 jembatan di Aceh yang rusak atau terputus akibat banjir. Kerusakan ini bervariasi, mulai jembatan permanen hingga jembatan gantung.
Editor: Redaktur TVRINews




