Satu Kata Wayne Rooney, Steven Gerrard, dan Alan Shearer Tentang Liverpool: Mengkhawatirkan

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, LIVERPOOL—Liverpool harus puas dengan hasil imbang keempat berturut-turut di Liga Premier pada hari Sabtu.

The Reds mendominasi Clarets yang berada di peringkat ke-19 untuk sebagian besar pertandingan, namun gagal memanfaatkan peluang mereka, terutama ketika Dominik Szoboszlai membentur mistar gawang dari titik penalti.

Setelah gol menakjubkan Florian Wirtz membawa juara bertahan unggul, Cody Gakpo memiliki kesempatan untuk menggandakan keunggulan mereka yang berhasil dihalau dari garis gawang.

Namun, gol kedua pertandingan datang dari Marcus Edwards dari Burnley, yang melepaskan tembakan rendah ke sisi gawang untuk menyamakan kedudukan.

Burnley, yang hanya mengumpulkan tiga poin dari 12 pertandingan liga sebelumnya sebelum bertandang ke Anfield, dikejutkan oleh Martin Dubravka, yang menghadapi gempuran dari Liverpool, yang melepaskan 32 tembakan sepanjang pertandingan, 11 di antaranya tepat sasaran, dan memiliki xG 3,18.

Sebaliknya, lawan mereka mencetak gol dengan satu-satunya tembakan tepat sasaran mereka.

Peluit akhir pertandingan disambut dengan sorakan ejekan dari pendukung tuan rumah dan, meskipun hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan The Reds di semua kompetisi menjadi 12 pertandingan, hal itu menimbulkan pertanyaan baru tentang arah musim mereka.

Dengan kemenangan dari Manchester United dan Chelsea pada hari Sabtu, Liverpool hanya unggul satu poin dan dua poin dari tim-tim yang mengejar di posisi keempat.

Pertandingan liga The Reds berikutnya adalah pada hari Sabtu, tandang ke Bournemouth, di mana mereka berharap untuk kembali ke jalur kemenangan.

Dan menjelang pertandingan itu, para pengamat seperti dikutip dari Liverpool Echo telah memberikan pendapat mereka.

Wayne Rooney

Berbicara di Match of the Day pada hari Sabtu, mantan striker Everton, Manchester United, dan Inggris itu mengatakan Liverpool tak terkalahkan dalam 12 pertandingan, namun enam di antaranya imbang.

“Jika Anda melihat (statistiknya), itu adalah performa yang bagus, mereka seharusnya memenangkan pertandingan. Ini menunjukkan bahwa mereka belum cukup klinis hari ini,” katanya.

“Saya telah mengkritik Liverpool sepanjang musim, mereka belum cukup konsisten. Mereka memenangkan lima pertandingan pertama mereka tetapi membutuhkan gol di menit-menit akhir untuk memenangkannya,” lanjutnya.

Rooney pun tegas menyebut Liverpool belum bermain sebaik musim lalu. “Mereka belum memiliki aura atau chemistry tim seperti musim lalu. Ini adalah masa yang mengkhawatirkan. Ini bukan akhir dunia bagi Liverpool dan Arne Slot, tetapi ini adalah masa yang mengkhawatirkan,” tegasnya.

Steven Gerrard

Legenda Liverpool itu, berbicara dalam liputan TNT Sports tentang Nottingham Forest vs Arsenal, yang menyusul hasil imbang dengan The Clarets. “Itu tidak akan bisa diterima – hasil imbang dengan Burnley di kandang, dengan segala hormat. Jika Anda mengkritik tim Liverpool – meskipun mereka sedang dalam performa yang lebih baik dalam hal pertandingan tak terkalahkan – hasil imbang melawan tim seperti Leeds dan Burnley di kandang. Itu tidak bisa diterima,” ujarnya.

“Akan ada banyak kritik yang akan kembali ditujukan kepada manajer. Tetapi berikan pujian kepada manajer. Terakhir kali kita berbicara tentang ini, Anda bertanya kepada saya apakah tim sedang dalam krisis, dan saya mengatakan saya tidak berpikir itu dalam krisis karena saya merasa manajer ini mampu membuat keadaan lebih baik dan menstabilkan tim,” lanjutnya.

“Dia telah membawa tim dari tengah klasemen kembali ke posisi Liga Champions. Saya pikir itu akan menjadi prioritas baginya dan tim, minimal empat besar musim ini, tetapi itu tidak akan mengurangi kritik yang akan datang kepadanya,” tandasnya.

Alan Shearer

Mantan penyerang Blackburn Rovers, Newcastle United, dan Inggris, berbicara bersama Rooney di Match of the Day, mengatakan hasil Liverpool belakangan ini mengecewakan.

“12 pertandingan tanpa kekalahan itu terasa sangat mengecewakan, jelas ada beberapa hal yang hilang dalam tim itu, bek sayap tidak sedinamis sebelumnya, mereka jauh berbeda dari apa yang mereka miliki di lini tengah, tidak mungkin lini belakang mendapatkan perlindungan seperti tahun lalu,” ujarnya.

“Juga, mereka memiliki (Mohamed) Salah yang akan kembali, apakah itu akan menimbulkan masalah dengan apa yang terjadi sebelum dia pergi? Mereka jauh berbeda dari apa yang kita lihat musim lalu,” kata top skor Lia Inggris itu. (amr)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Jakarta Surut Total Pagi Ini, BPBD Pastikan Aktivitas Warga Kembali Normal
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Irlandia: Uni Eropa Akan Balas Serius Trump Soal Greenland
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pelatih Maroko Geram Insiden Final Piala Afrika: Citra Sepak Bola Afrika jadi Memalukan
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Matahari Lepaskan Ledakan Terkuat, Bumi Bisa Kena Dampaknya!
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ada Proyek LRT di Jalan Pramuka, Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan
• 15 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.