JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara akan membahas sejumlah hal.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan agenda presiden dalam kunjungannya tersebut yakni menandatangani Maritime Partnership terkait kerja sama di bidang kelautan.
"Beberapa agenda yang menjadi pokok pembahasan Bapak Presiden dalam lawatan kali ini adalah yang pertama, berkenaan dengan beliau akan menandatangani Maritime Partnership di kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita," kata Prasetyo, Senin (19/1/2026).
Selain itu, Presiden Prabowo juga akan berbincang mengenai rencana konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh dengan Raja Charles.
Baca Juga: KPK Tangkap Wali Kota Madiun Maidi, Saut Situmorang: Ini Bukan OTT yang Terakhir
"Kemudian yang kedua, juga ada agenda pembicaraan mengenai rencana konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh," ucap Prasetyo.
"Sebagaimana saudara-saudara ketahui, kurang lebih tahun lalu, sekitar 8 bulan yang lalu, Bapak Presiden sebagai pribadi telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah. Itu atas kerja sama dengan Raja Charles.”
Kemudian, lanjut Prasetyo, agenda ketiga yaitu Presiden Prabowo akan menjajaki kerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di Inggris di bawah naungan Russell Group.
"Untuk adanya kerja sama bilamana memungkinkan membuka kampus-kampus baru di Indonesia dalam rangka mengejar ketertinggalan kita di beberapa bidang, di antaranya tentu bidang teknologi dan ilmu pengetahuan termasuk bidang kedokteran,” ujar Prasetyo.
Baca Juga: KPK OTT Wali Kota Madiun Terkait Dugaan Korupsi Fee Proyek dan Dana CSR
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- prabowo subianto ke inggris
- prabowo tandatangani maritime partnership
- prabowo bahas konservasi gajah
- mensesneg
- prasetyo hadi


