Kena OTT KPK, Wali Kota Maidi Punya Harta Nyaris Rp 17 Miliar

realita.co
1 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita) - Wali Kota Madiun, Maidi, kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman lhkpn.go.id, Maidi tercatat memiliki total harta Rp16.926.129.519 atau Rp16,9 miliar, dengan jumlah utang Rp1.299.284.440 atau Rp1,29 miliar.

Baca juga: OTT Wali Kota Madiun, Tim KPK Gunakan Polres untuk Pemeriksaan Maraton

Dalam LHKPN khusus awal menjabat yang dilaporkan Maidi pada 2 April 2025, ia tercatat memiliki 19 aset berupa tanah dan bangunan dengan total nilai Rp16.074.000.000 atau Rp16,07 miliar. 

Dari total tersebut, tanah dan bangunan paling mahal yang dimiliki Maidi berlokasi di Kabupaten/Kota Madiun seluas 872m²/600m² senilai Rp2.500.000.000 atau Rp2,5 miliar. 

Maidi juga tercatat memiliki aset berupa alat transportasi dan mesin yang terdiri dari dua motor dan lima mobil dengan total nilai Rp647.000.000 atau Rp647 juta.

Kendaraan paling mahal yang dimiliki Maidi adalah mobil Honda C-RV 2015 dengan nilai harga Rp225.000.000 atau Rp225 juta. Kemudian, memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp95.825.000 atau Rp95,8 juta serta kas dan setara kas Rp1.408.588.959 atau Rp1,4 miliar. 

Baca juga: Wali Kota Maidi Diduga Terseret Kasus Suap Proyek dan CSR

Diketahui, KPK melaksanakan kegiatan OTT di Madiun, Jawa Timur. Sebanyak 15 orang ditangkap, salah satunya Wali Kota Madiun, Maidi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan di Madiun, sembilan orang diangkut ke Jakarta.

"Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur," kata Budi dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).

"Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Walikota Madiun," tambah Budi.

Baca juga: Golkar Klaim Punya Alas Hak atas Lahan Kantor di Madiun, Wali Kota Usul Dialihfungsikan

KPK turut menyita sejumlah barang bukti dalam bentuk uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah.

"Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah," tutur Budi.yw

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketua DPR AS Sebut Negosiasi Jalan Terbaik Redakan Ketegangan Greenland
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Cetak Rekor Tertinggi, Pasar Optimistis BI Tahan Suku Bunga
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Donald Trump Dikabarkan Batalkan Serangan Militer Terhadap Iran
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Presiden Prabowo Sapa Mahasiswa Indonesia di London
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Trump Patok Iuran Rp16,9 Triliun untuk Anggota Dewan Perdamaian Gaza
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.