NOVAK Djokovic memulai langkah terbarunya untuk meraih gelar grand slam ke-25 dengan kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Australia Terbuka, Senin (19/1). Petenis Serbia itu tampil dominan saat menyingkirkan wakil Spanyol, Pedro Martinez, lewat kemenangan tiga set langsung 6-3, 6-2, 6-2 dalam waktu dua jam.
Hasil tersebut mengantar Djokovic melaju ke babak kedua menghadapi petenis kualifikasi asal Italia, Francesco Maestrelli. Hasil itu juga menandai pencapaian istimewa bagi Djokovic yang mencatatkan kemenangan ke-100 sepanjang kariernya di Australia Terbuka.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,” ujar Djokovic usai pertandingan di Rod Laver Arena.
Baca juga : Asa Novak Djokovic Raih Grand Slam ke-25 Kandas di Semifinal Australia Terbuka
“Seratus kemenangan terdengar sangat menyenangkan. Saya selalu memberikan yang terbaik di lapangan, dan mencetak sejarah menjadi motivasi besar bagi saya. Saya bersyukur masih bisa bermain di level seperti ini," imbuhnya.
Petenis berusia 38 tahun itu langsung mengambil kendali pertandingan sejak awal. Ia melesat unggul 3-0 pada set pertama di tengah dukungan meriah para penggemar Serbia. Djokovic yang kini menempati peringkat empat dunia, sempat menarik diri dari turnamen pemanasan awal bulan dengan alasan kondisi fisik belum sepenuhnya siap. Pertandingan kompetitif terakhirnya tercatat pada awal November lalu karena ingin mengurangi beban pada tubuhnya.
Meski demikian, Djokovic tampil tanpa tanda-tanda gangguan fisik. Ia bergerak lincah di lapangan Melbourne Park dan menutup set pertama dengan relatif mudah. Pada set kedua, ia kembali mematahkan servis Martinez yang berada di peringkat ke-71 dunia dan menjaga keunggulan tanpa kesulitan berarti.
Baca juga : Kalahkan Taylor Fritz, Djokovic Genggam Tiket Semifinal Australia Terbuka
Alur pertandingan set ketiga tidak banyak berubah. Djokovic tetap mendominasi, meski sempat menimbulkan kekhawatiran saat meregangkan otot paha kanan di sela-sela gim. Namun, ia tetap menuntaskan pertandingan dengan solid.
Untuk mencetak rekor 25 gelar grand slam, Djokovic harus menembus dominasi Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner. Sinner merupakan juara bertahan Australia Terbuka dua edisi terakhir dan bersama Alcaraz mendominasi turnamen mayor dalam dua tahun terakhir.
Djokovic masih tertahan di angka 24 gelar grand slam sejak menjuarai US Open 2023. Pada Australia Terbuka tahun lalu, ia mencapai semifinal sebelum akhirnya mundur akibat cedera.(AFP/M-2)



