Jakarta, ERANASIONAL.COM – Aktris Dahlia Poland akhirnya angkat bicara mengenai keputusan besar yang ia ambil setelah resmi bercerai dari Fandy Christian. Usai perpisahan tersebut, Dahlia memilih untuk tidak membawa ketiga anaknya tinggal bersamanya dan merelakan mereka menetap bersama sang ayah.
Keputusan itu sontak menuai perhatian publik. Sebagai seorang ibu, langkah tersebut dinilai tidak mudah dan sarat dengan pergulatan batin. Dahlia pun mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan pilihan paling berat dalam hidupnya.
Setelah perceraian, Dahlia berusaha bangkit dan kembali menjalani aktivitasnya sebagai seorang artis. Ia perlahan menata ulang hidupnya di tengah perubahan besar yang harus ia hadapi, baik secara emosional maupun mental.
Dalam proses perceraiannya, Dahlia Poland juga diketahui tidak menuntut harta gono-gini dari Fandy Christian. Ia memilih fokus pada pemulihan diri dan masa depan anak-anaknya, alih-alih memperpanjang konflik.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa bagi Dahlia, kepentingan anak tetap menjadi prioritas utama, meskipun ia harus mengorbankan perasaannya sendiri.
Melalui podcast YouTube Melaney Ricardo, Dahlia secara terbuka mengungkapkan alasan mengapa ia belum membawa ketiga anaknya tinggal bersamanya. Ia mengaku kondisi kehidupannya saat ini belum cukup stabil untuk mengasuh anak-anak seorang diri.
“Karena kakiku belum berdiri cukup kuat untuk bisa membawa mereka bertiga untuk sama aku,” ujar Dahlia dengan jujur.
Pernyataan tersebut mencerminkan kesadaran Dahlia akan tanggung jawab besar sebagai orang tua. Ia tak ingin anak-anaknya ikut merasakan ketidakstabilan dalam fase transisi kehidupannya pascaperceraian.
Dahlia menjelaskan bahwa saat ini anak-anaknya telah memiliki lingkungan yang nyaman dan fasilitas yang memadai di rumah sang ayah. Ia tak ingin perpisahan orang tua berdampak buruk pada kualitas hidup mereka.
“Sekarang mereka punya semua fasilitas yang mereka butuhin di rumah itu, dan aku enggak mau kalau misalkan mereka berpikir, ‘Gila ya, nyokap bokap gue udah cerai terus hidup gue jadi turun,’” tuturnya.
Menurut Dahlia, anak-anak tidak seharusnya menjadi korban dari perpisahan orang tua. Ia ingin memastikan bahwa kebutuhan fisik, emosional, dan psikologis mereka tetap terpenuhi.
Meski telah mengambil keputusan tersebut, Dahlia menegaskan bahwa berpisah dari anak-anak bukanlah hal yang bisa ia lakukan dengan mudah. Selama ini, ia mengaku mengurus ketiga buah hatinya seorang diri sejak mereka lahir.
“Sebenarnya enggak bisa pisah, karena dari lahir aku ngurusin sendiri semua,” ungkapnya.
Ikatan emosional antara Dahlia dan anak-anaknya terbangun sangat kuat. Oleh karena itu, keputusan untuk tidak tinggal bersama mereka menjadi luka yang hingga kini masih sulit ia sembuhkan.
Dahlia menyebut ada satu hal yang sampai sekarang belum bisa ia ikhlaskan sepenuhnya, yakni kehilangan momen kebersamaan dengan anak-anak selama 24 jam penuh.
“Hal yang paling tidak ikhlas sampai sekarang cuma itu. Karena aku enggak bisa sama mereka 24 jam lagi. Aku harus melakukan itu, because I love them too much,” katanya dengan suara bergetar.
Baginya, cinta kepada anak-anak justru menjadi alasan utama mengapa ia memilih mundur sementara dan memberi ruang agar mereka tetap tumbuh dalam kondisi terbaik.
Rasa kehilangan tersebut semakin terasa pada malam hari. Dahlia mengungkapkan bahwa waktu menjelang tidur menjadi momen paling berat yang harus ia lalui seorang diri.
Ia mengenang kebiasaan sederhana yang dulu selalu ia lakukan bersama anak-anak sebelum tidur.
“Sekarang aku susah banget tidur, karena biasanya aku yang nganterin mereka ke atas buat tidur. Terus kita suka ngitung bareng dan mereka bertiga lari ke atas,” kenangnya.
Kenangan-kenangan kecil itulah yang justru meninggalkan rasa rindu mendalam bagi Dahlia.
“Hal-hal kayak gitu sih yang paling aku kangen,” tambahnya.
Kini, Dahlia Poland harus menjalani hari-harinya sendiri di rumah. Ia mengakui suasana sepi menjadi tantangan tersendiri setelah bertahun-tahun hidup bersama anak-anak.
“Sekarang tinggal sendiri, sepi aja sih,” ucapnya singkat.
Meski demikian, Dahlia berusaha menerima keadaan dan terus melangkah maju. Ia percaya bahwa keputusan yang diambilnya saat ini adalah yang terbaik untuk masa depan anak-anaknya.
Di tengah kesedihan yang masih ia rasakan, Dahlia tetap berkomitmen untuk bangkit dan memperbaiki kondisi hidupnya. Ia berharap suatu hari nanti dapat kembali menjalani peran sebagai ibu secara penuh ketika keadaan sudah memungkinkan.
Kejujuran Dahlia Poland dalam membagikan kisah hidupnya pun menuai simpati publik. Banyak yang menilai keputusannya sebagai bentuk cinta yang tulus, meskipun harus dibayar dengan rasa kehilangan yang mendalam.




:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260119-213-Posisi-Lowongan-Kerja-Dibuka-PT-Indofood-Januari-2026.jpg)