Stok Nasional Tinggi, Mentan Tegaskan Kepri Tak Akan Kekurangan Beras

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Mentan menyiapkan solusi konkret agar pasokan beras di seluruh wilayah Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Batam tercukupi dan merata.

Stok Nasional Tinggi, Mentan Tegaskan Kepri Tak Akan Kekurangan Beras (FOTO:Dok Kementan)

IDXChannel — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan solusi konkret agar pasokan beras di seluruh wilayah Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Batam tercukupi dan merata. 

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah pembangunan gudang Bulog di wilayah Kepri sebagai simpul distribusi beras dalam negeri.

Baca Juga:
Purbaya Dukung Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI

Penegasan tersebut disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan ke Tanjung Balai Karimun. 

Dia menekankan bahwa secara nasional Indonesia berada dalam kondisi surplus beras dengan stok tertinggi sepanjang sejarah, sehingga tidak ada alasan satu pun daerah mengalami kekurangan.

Baca Juga:
Gejolak Global Meningkat, Pasar Modal RI Tetap Resilien

“Secara nasional kita surplus. Stok akhir tahun kita 3,2 juta ton, tidak pernah terjadi selama Republik ini berdiri. Tidak ada alasan Kepri kekurangan beras,” kata Mentan Amran dikutip keterangan pers Senin (19/1/2025).

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan berkelanjutan, Mentan Amran meminta Bulog bertanggung jawab penuh menjaga ketersediaan beras di Kepulauan Riau. 

Baca Juga:
1,2 Juta Hektare Kawasan Hutan di Sumatera Beralih Fungsi Jadi Aktivitas Tambang

Dia juga menyampaikan rencana pembangunan gudang Bulog di Tanjung Balai Karimun agar pasokan beras dalam negeri bisa tersimpan dan disalurkan secara merata.

“Kita akan bangun gudang di sini. Gudangnya harus penuh. Jangan sampai ada alasan kekurangan beras di Kepri,” ujar Mentan Amran.

Baca Juga:
iPhone 16 2026 Turun Harga: Simak Price List varian 16e, Standar, dan Pro

Menurutnya, keberadaan gudang Bulog di Tanjung Balai Karimun akan memperkuat sistem logistik pangan nasional, sekaligus menutup celah masuknya beras ilegal. Dengan stok yang cukup dan distribusi yang terjaga, kebutuhan masyarakat Batam dan wilayah sekitarnya dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Bulog nanti yang mensuplai. Nasional kita aman, jadi daerah harus aman,” katanya.

 Mentan Amran juga menegaskan bahwa pemerataan beras dalam negeri merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk menjaga stabilitas pangan, melindungi petani, dan memastikan konsumen memperoleh beras dengan harga yang wajar.

“Kebijakan Presiden jelas, apa yang terbaik untuk rakyat itu yang dilakukan. HPP naik untuk petani, HET terpasang untuk konsumen. Tapi jangan ada selundupan,” katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kementerian PU Terapkan Skema Padat Karya untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
ANTAM Perketat Keamanan Tambang Pongkor Usai Insiden Asap Akibat Aktivitas Ilegal
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Pengendali BOLT Tambah Kepemilikan Saham 50 Juta Lembar
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
OTT KPK di Madiun, Wali Kota Maidi: Saya Tak Pernah Lelah Bangun Kota
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
SDN di Pandeglang Disegel Ahli Waris, Siswa Tak Bisa Belajar di Sekolah
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.