KEPALA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri merupakan kunci penguatan daya saing ekonomi nasional, termasuk di sektor industri kecantikan. Pernyataan tersebut disampaikan seiring peresmian Coaching and Development Centre UMKM Kosmetik yang diinisiasi oleh PT Kosmetika Global Indonesia (Kosmesia) di Surabaya.
"Kolaborasi BPOM dengan Kosmesia diharapkan mampu menciptakan UMKM kosmetik yang unggul dan berdaya saing," ujar Taruna dalam keterangan resmi.
Pusat pembinaan UMKM kosmetik tersebut diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Kosmesia pada 2026. Fasilitas yang berlokasi di kawasan SIER Surabaya ini menjadi fokus utama perayaan ulang tahun perusahaan, sekaligus menandai langkah strategis Kosmesia dalam memperkuat ekosistem UMKM kosmetik nasional.
Baca juga : Pasar Perawatan Kulit Pria terus Tumbuh, Industri Kecantikan Perluas Distribusi
Kosmesia menegaskan kehadiran pusat pembinaan ini ditujukan untuk mendampingi pelaku UMKM secara lebih terstruktur, khususnya dalam meningkatkan standar produk, kualitas produksi, serta pengembangan bisnis agar selaras dengan regulasi yang berlaku.
"Melalui pusat pembinaan ini, kami ingin mendampingi UMKM secara sistematis agar mampu memenuhi standar regulasi, termasuk arahan BPOM," ujar Founder Kosmesia, Shandy Purnamasari.
Keterlibatan BPOM dalam pusat pembinaan ini diarahkan pada edukasi regulasi dan penguatan pemahaman standar keamanan serta mutu produk, agar UMKM kosmetik mampu menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan siap bersaing di pasar nasional maupun global.
Pada momentum tersebut, perusahaan juga mencatatkan capaian lain dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan itu diberikan atas pencapaian sebagai pabrik maklon kosmetik pertama di Indonesia yang mengimplementasikan teknologi kecerdasan buatan melalui AI Beauty Advisor dan AI Advisor Factory Excellence.
"Pembinaan UMKM agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas merupakan bagian dari upaya membangun industri kosmetik nasional yang kuat," pungkasnya. (E-1)



