GenPI.co - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan kekhawatiran dan kecemasannya. Dia juga menyinggung potensi perang dunia ke-3.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu mengatakan dalam tiga tahun terakhir, dirinya mengikuti perkembangan dunia.
Dia menyampaikan sudah puluhan tahun memperhatikan dan mendalami geopolitik, perdamaian, dan keamanan internasional.
“Termasuk, sejarah peperangan dari abad ke abad, terus terang saya khawatir,” katanya melalui akun X pribadinya, yang dikutip Selasa (20/1).
SBY mengaku cemas dan khawatir, jika sesuatu yang buruk terjadi atau dunia mengalami prahara besar.
“Apalagi, kalau prahara itu adalah perang dunia ketiga. Sangat mungkin perang dunia ketiga terjadi,” tuturnya.
Dia percaya ancaman tersebut, bisa dicegah. Tetapi, diakuinya untuk membendung potensinya, semakin sulit.
“Situasinya menjelang perang dunia pertama, dan perang dunia kedua, mempunyai banyak kesamaan saat ini,” ujarnya.
SBY mencontohkan, munculnya para pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya pesekutuan negara yang saling berhadapan.
Kemudian, pembangunan kekuatan militer besar-besaran, termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, dan geopolitik yang memanas.
“Secara pribadi, saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia yang disertai pemakaian senjata nuklir tidak terjadi,” ucapnya. (*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




