Nurdin Halid Dukung Ilham Arief Sirajuddin Pimpin Golkar Sulsel

fajar.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dua politisi senior Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Nurdin Halid (NH) menggelar pertemuan empat mata di Jakarta, Senin (19/1/2026), menjelang dilaksanakannya Musyawarah Daerah (Musda).

Pertemuan yang berlangsung siang hari itu, IAS tampak berbalut kemeja kuning, warna khas partai berlambang beringin.

Menurut pengakuan Nurdin Halid, pertemuan itu mengulas sejumlah isu strategis, termasuk arah konsolidasi dan target pemenangan Golkar di Sulawesi Selatan.

“Pembicaraan terkait banyak hal. Salah satunya adalah tentang bagaimana memenangkan Partai Golkar di Sulsel,” beber anggota DPR RI itu.

Nurdin Halid menyambut baik setiap kader yang ingin memperkuat kerja-kerja partai di daerah. Ia menegaskan dukungan moral kepada kader yang memiliki kapasitas, komitmen, dan kesediaan untuk berjuang membesarkan Golkar di Sulsel.

“Iya, kita mendukung seluruh kader yang memiliki potensi dan mau berjuang membesarkan Partai Golkar di Sulsel, termasuk Pak IAS,” kata NH.

Namun, NH mengingatkan bahwa urusan Musda tetap berada pada koridor organisasi dan keputusan resmi partai.

Menurutnya, Musda merupakan kewenangan DPP, sehingga semua kader wajib mengikuti garis kebijakan pusat.

“Terkait Musda, itu kewenangan DPP. Seluruh kader, tentu harus tunduk dan patuh terhadap kebijakan DPP Golkar,” tegasnya.

Selain itu, Mantan Ketua Partai Golkar Sulawesi Selatan ini menekankan kepada mereka yang ingin memimpin Golkar Sulsel untuk tidak hanya mencari keuntungan pribadi, melainkan betul-betul ingin mengembalikan kejayaan partai beringin di Sulsel.

“Soal figur, ya janganlah yang hanya memanfaatkan Golkar untuk kepentingan pribadinya, tapi betul-betul yang figur yang bisa mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” ujar Nurdin.

Untuk itu, ia berharap, Muhidin melakukan konsolidasi terlebih dahulu kepada kader dan pengurus Golkar di tingkat kabupaten/kota. Hal itu penting, menurut Nurdin, agar Muhidin mengetahui secara utuh dinamika yang ada di Sulsel.

“Jadi jangan hanya ujug-ujug gitu (gelar musda). Mungkin besok ya Senin (12/1/2026), saya akan ketemu Ketum Golkar (Bahlil Lahadalia) karena saya akan sama-sama hadir di Balikpapan bersama Presiden (Prabowo Subianto). Itu akan meminta kepada beliau tidak usah buru-buru Musda. Yang terpenting adalah solidkan dulu seluruh kader itu baru Musda, karena Musda kan bukan tujuan, Musda hanya alat untuk mencapai tujuan,” jelasnya. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
CIA Rilis Video Baru untuk Mendorong Warga Tiongkok Mengungkap ‘Kebenaran tentang Tiongkok’
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 2? Ini yang Perlu Bumil Perhatikan!
• 20 jam lalutheasianparent.com
thumb
Bikin Takjub, Momen Adu Joget Aaron Kwok dan Penggemar Perempuan
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
ASEAN Para Games 2025 usung konsep inklusivitas dan kebanggaan bersama
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Mobil Listrik Super Duper Mewah dari Jaguar ini Diprediksi Tidak Akan Laku
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.