Jakarta (ANTARA) - Pernahkah kamu memperhatikan bagaimana air berputar dengan cepat saat lubang pembuangan bak mandi dibuka?
Dalam skala yang jauh lebih besar dan kuat di tengah laut, fenomena ini dapat dikenal sebagai whirlpool atau pusaran air.
Seperti dalam video yang tengah ramai di media sosial sejak Rabu (14/1), yang merekam fenomena whirlpool di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Dimana rekaman tersebut menunjukkan pusaran arus yang cukup kuat di tengah jalur pelayaran itu diabadikan oleh seorang nelayan yang kebetulan melintas dan kemudian dibagikan oleh pelaku wisata lokal bernama Budi Widjaja melalui akun Facebook-nya.
Baca juga: Fenomena astronomi menarik di langit Oktober 2025
Apa itu fenomena Whirlpool?
Melansir laman Live Science, pergerakan arus di laut ataupun sungai bersifat dinamis dan selalu berubah. Maka dari itu, fenomena pusaran air atau whirlpool muncul saat dua arus dari arah yang berlawanan saling bertemu.
Karena kedua arus tersebut tidak dapat saling menembus dengan kecepatan yang sama, air pun dipaksa berputar dan melilit satu sama lain.
Adapun menurut laman Nautical Channel, fenomena whirlpool ini merupakan sirkulasi arus yang dipicu oleh interaksi kompleks antara suhu air, salinitas, serta dinamika pasang surut dan kondisi geologis.
Perlu diketahui, ukuran pusaran ini juga sangat bergantung pada volume dan kekuatan benturan air, yakni ada yang muncul sekejap dan ada juga yang bertahan hingga ratusan tahun.
Walaupun sebagian besarnya berukuran kecil, beberapa di antaranya tetap bisa tumbuh menjadi fenomena yang besar dan melegenda.
Dalam skala besar, fenomena ini dikategorikan sebagai maelstrom, yakni sebuah pusaran dengan daya hisap ekstrem yang sangat membahayakan keselamatan nyawa.
Salah satunya seperti Maelstrom di Norwegia, yang dinobatkan sebagai salah satu pusaran air paling kuat di dunia.
Penyebab terjadinya Whirlpool
Melansir laman Nautical Channel, fenomena whirpool dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yakni:
Jenis-jenis Whirpool
1. Pusaran air permukaan (Surface Whirlpools)
Jenis ini merupakan yang paling sering dijumpai karena posisinya yang berada di lapisan atas air. Terbentuk akibat pertemuan arus, pasang surut, atau embusan angin, pusaran ini biasanya muncul di area pesisir, muara, selat sempit, atau di sekitar penghalang alami seperti pulau dan terumbu karang.
Secara visual, pusaran permukaan dapat dikenali dari pola buih atau puing-puing yang berputar, dengan diameter umumnya di bawah 20 meter.
Meski skalanya relatif lebih kecil, pusaran ini tetap berisiko bagi perenang dan kapal kecil, terutama di lokasi dengan arus pasang surut yang ekstrem.
2. Pusaran air dalam (Deep Whirlpools)
Berbeda dengan Surface, pusaran air dalam ini terjadi di kedalaman samudra yang jauh dan sulit dipantau secara visual.
Pembentukannya dipicu oleh aktivitas tektonik, struktur geologi dasar laut seperti palung dan pegunungan bawah air, serta dinamika arus di lapisan dalam.
Teluk Biscay di Samudra Atlantik merupakan lokasi di mana pusaran dalam ini sering ditemukan. Meskipun tidak terlihat dari permukaan, kekuatannya cukup besar untuk memengaruhi pergerakan kapal selam maupun sedimentasi laut.
Bagi ilmuwan, pusaran ini juga memiliki peran vital karena berfungsi mendistribusikan nutrisi dan sedimen yang mendukung keberlangsungan ekosistem laut dalam.
Baca juga: PVMBG : Dentuman dan kilatan cahaya fenomena atmosfer dan geofisika
3. Turbulensi laut (Ocean Turbulence / Skala Besar)
Jenis yang ketiga ini adalah kategori pusaran raksasa yang melibatkan sistem arus global seperti Gulf Stream atau Kuroshio.
Penyebab utamanya adalah perbedaan suhu dan kadar garam (salinitas) air laut dalam skala luas. Selain itu, ocean turbulence ini bisa mencapai diameter ratusan kilometer dan bertahan dalam hitungan minggu hingga bulan.
Contoh nyatanya terdapat di Atlantik Utara, di mana pusaran yang dihasilkan oleh Arus Teluk berperan penting dalam mentransfer panas menuju Eropa, yang secara langsung memengaruhi iklim regional.
Tak hanya itu, pusaran air raksasa ini juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan iklim bumi dan mendukung kehidupan di laut.
Hal inilah yang mendorong para ilmuwan untuk terus mempelajarinya, terutama untuk memahami bagaimana pusaran tersebut membantu perpindahan suhu panas dan unsur karbon dari laut ke atmosfer, maupun sebaliknya.
Fenomena whirlpool menimbulkan bahaya yang serius dalam dunia pelayaran. Pasalnya, arus yang berputar ini bisa membuat arah kapal melenceng, menyulitkan kendali nahkoda, dan menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi kapal berukuran kecil yang lebih rentan terhadap kekuatan arus.
Oleh karena itu, kewaspadaan tinggi dan kesiapsiagaan dari pihak pelaut sangat diperlukan untuk menghadapi kemungkinan dari bahaya fenomena ini.
Baca juga: Ini cara meteor terbentuk dan ragam jenisnya di alam semesta
Baca juga: Geolog sebut fenomena sinkhole kerap terjadi di daerah bukit kapur
Dalam skala yang jauh lebih besar dan kuat di tengah laut, fenomena ini dapat dikenal sebagai whirlpool atau pusaran air.
Seperti dalam video yang tengah ramai di media sosial sejak Rabu (14/1), yang merekam fenomena whirlpool di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Dimana rekaman tersebut menunjukkan pusaran arus yang cukup kuat di tengah jalur pelayaran itu diabadikan oleh seorang nelayan yang kebetulan melintas dan kemudian dibagikan oleh pelaku wisata lokal bernama Budi Widjaja melalui akun Facebook-nya.
Baca juga: Fenomena astronomi menarik di langit Oktober 2025
Apa itu fenomena Whirlpool?
Melansir laman Live Science, pergerakan arus di laut ataupun sungai bersifat dinamis dan selalu berubah. Maka dari itu, fenomena pusaran air atau whirlpool muncul saat dua arus dari arah yang berlawanan saling bertemu.
Karena kedua arus tersebut tidak dapat saling menembus dengan kecepatan yang sama, air pun dipaksa berputar dan melilit satu sama lain.
Adapun menurut laman Nautical Channel, fenomena whirlpool ini merupakan sirkulasi arus yang dipicu oleh interaksi kompleks antara suhu air, salinitas, serta dinamika pasang surut dan kondisi geologis.
Perlu diketahui, ukuran pusaran ini juga sangat bergantung pada volume dan kekuatan benturan air, yakni ada yang muncul sekejap dan ada juga yang bertahan hingga ratusan tahun.
Walaupun sebagian besarnya berukuran kecil, beberapa di antaranya tetap bisa tumbuh menjadi fenomena yang besar dan melegenda.
Dalam skala besar, fenomena ini dikategorikan sebagai maelstrom, yakni sebuah pusaran dengan daya hisap ekstrem yang sangat membahayakan keselamatan nyawa.
Salah satunya seperti Maelstrom di Norwegia, yang dinobatkan sebagai salah satu pusaran air paling kuat di dunia.
Penyebab terjadinya Whirlpool
Melansir laman Nautical Channel, fenomena whirpool dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yakni:
- Arus laut: Faktor utama terjadi saat arus laut saling bertabrakan dari arah yang berlawanan, sehingga memicu gerakan melingkar.
- Angin: Peran angin dalam fenomena ini dapat menyeret permukaan air dan memulai pembentukan pusaran.
- Pasang surut: Di area perairan yang sempit seperti fjord atau ngarai bawah laut, pasang surut sering kali menghasilkan turbulensi atau kekacauan air yang hebat, yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya whirlpool.
- Fenomena geologis: Pergerakan tektonik atau aktivitas geologis juga dapat berkontribusi pada terciptanya pusaran air, khususnya di wilayah laut yang dalam.
Jenis-jenis Whirpool
1. Pusaran air permukaan (Surface Whirlpools)
Jenis ini merupakan yang paling sering dijumpai karena posisinya yang berada di lapisan atas air. Terbentuk akibat pertemuan arus, pasang surut, atau embusan angin, pusaran ini biasanya muncul di area pesisir, muara, selat sempit, atau di sekitar penghalang alami seperti pulau dan terumbu karang.
Secara visual, pusaran permukaan dapat dikenali dari pola buih atau puing-puing yang berputar, dengan diameter umumnya di bawah 20 meter.
Meski skalanya relatif lebih kecil, pusaran ini tetap berisiko bagi perenang dan kapal kecil, terutama di lokasi dengan arus pasang surut yang ekstrem.
2. Pusaran air dalam (Deep Whirlpools)
Berbeda dengan Surface, pusaran air dalam ini terjadi di kedalaman samudra yang jauh dan sulit dipantau secara visual.
Pembentukannya dipicu oleh aktivitas tektonik, struktur geologi dasar laut seperti palung dan pegunungan bawah air, serta dinamika arus di lapisan dalam.
Teluk Biscay di Samudra Atlantik merupakan lokasi di mana pusaran dalam ini sering ditemukan. Meskipun tidak terlihat dari permukaan, kekuatannya cukup besar untuk memengaruhi pergerakan kapal selam maupun sedimentasi laut.
Bagi ilmuwan, pusaran ini juga memiliki peran vital karena berfungsi mendistribusikan nutrisi dan sedimen yang mendukung keberlangsungan ekosistem laut dalam.
Baca juga: PVMBG : Dentuman dan kilatan cahaya fenomena atmosfer dan geofisika
3. Turbulensi laut (Ocean Turbulence / Skala Besar)
Jenis yang ketiga ini adalah kategori pusaran raksasa yang melibatkan sistem arus global seperti Gulf Stream atau Kuroshio.
Penyebab utamanya adalah perbedaan suhu dan kadar garam (salinitas) air laut dalam skala luas. Selain itu, ocean turbulence ini bisa mencapai diameter ratusan kilometer dan bertahan dalam hitungan minggu hingga bulan.
Contoh nyatanya terdapat di Atlantik Utara, di mana pusaran yang dihasilkan oleh Arus Teluk berperan penting dalam mentransfer panas menuju Eropa, yang secara langsung memengaruhi iklim regional.
Tak hanya itu, pusaran air raksasa ini juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan iklim bumi dan mendukung kehidupan di laut.
Hal inilah yang mendorong para ilmuwan untuk terus mempelajarinya, terutama untuk memahami bagaimana pusaran tersebut membantu perpindahan suhu panas dan unsur karbon dari laut ke atmosfer, maupun sebaliknya.
Fenomena whirlpool menimbulkan bahaya yang serius dalam dunia pelayaran. Pasalnya, arus yang berputar ini bisa membuat arah kapal melenceng, menyulitkan kendali nahkoda, dan menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi kapal berukuran kecil yang lebih rentan terhadap kekuatan arus.
Oleh karena itu, kewaspadaan tinggi dan kesiapsiagaan dari pihak pelaut sangat diperlukan untuk menghadapi kemungkinan dari bahaya fenomena ini.
Baca juga: Ini cara meteor terbentuk dan ragam jenisnya di alam semesta
Baca juga: Geolog sebut fenomena sinkhole kerap terjadi di daerah bukit kapur


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474948/original/054971500_1768545036-Drawing_Piala_AFF_2026-2.jpg)