Polisi masih menyelidiki kasus pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, Surabaya, pada Minggu (18/1).
Diketahui korban berinisial JF (32 tahun) warga Jalan Kedungmangu, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan pihaknya telah mengautopsi jasad korban.
"Satreskrim sudah melakukan autopsi dan meminta keterangan saksi. Satu saksi dari pihak keluarga korban sudah dimintai keterangan," ujar Suroto saat dikonfirmasi, Selasa (20/1).
Hasilnya, kata Suroto, korban mengalami luka tusuk senjata tajam (sajam) di bagian bawah ketiak sebelah kiri.
"Ada luka tusuk di bagian ketiak sebelah kiri," ucapnya.
Ia menyampaikan, pelaku diduga dikeroyok sejumlah orang kemudian ditusuk. Namun, lokasi pengeroyokan tidak berada di lokasi penemuan korban.
"Kejadian pembacokan ini diduga dilakukan lebih dari lima orang pelaku. Korban yang mengendarai sepeda motor dikeroyok, kemudian ditusuk menggunakan sajam. Setelahnya, korban sempat lari mengendarai sepeda motor L 5506 DAM meninggalkan lokasi," katanya.
Setelah korban kabur dan sampai di depan warkop coffee black Jalan Wonokusumo Jaya, ia berhenti dan tergeletak di lokasi.
"Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Saat ini, Satreskrim masih mencari pelakunya," ujar dia.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/3132864/original/069059100_1589892045-PSS.jpg)
:quality(80):format(jpeg)/posts/2026-01/20/featured-6ba5f20198d394aece5bbd40a959b079_1768879083-b.jpg)