Data Ante-Mortem 10 Korban ATR 42-500 Lengkap, Evakuasi Menunggu

celebesmedia.id
4 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Seluruh keluarga dari 10 korban pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT, yang hilang kontak di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan telah menyelesaikan pengambilan data ante-mortem oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel. 

Saat ini, keluarga korban masih menunggu proses evakuasi jenazah dari lokasi kecelakaan untuk pemeriksaan post-mortem.

"Ante-mortem sudah lengkap 10 dari keluarga korban," kata Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, kepada CelebesMedia.id, Selasa (20/1) siang.

Sebelumnya, pada Senin (19/1), Didik menjelaskan bahwa pengambilan data ante-mortem dilakukan baik bagi keluarga yang hadir langsung di Makassar maupun melalui koordinasi dengan Polda setempat di daerah domisili masing-masing.

"Untuk data ante-mortem, Polda Sulsel sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban. Ada yang datang langsung ke Posko DVI Polda Sulsel, total delapan orang sudah dilakukan pemeriksaan, dan sisanya dilakukan melalui koordinasi dengan DVI Polda setempat," ujar Didik.

Meski Tim SAR gabungan telah menemukan dua korban di lokasi kecelakaan, proses rekonsiliasi data ante-mortem dan post-mortem belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Untuk hasil belum bisa dilakukan rekonsiliasi karena korban belum ada yang dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan post-mortem," tegas Didik.

Polda Sulsel telah menyiapkan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sebagai rujukan pemeriksaan forensik jenazah, yang dibantu Tim DVI Mabes Polri. 

Proses post-mortem baru bisa dilakukan setelah evakuasi jenazah berhasil dilaksanakan dari medan terjal Pegunungan Bulusaraung.

Operasi pencarian dan evakuasi korban masih berlangsung, dengan cuaca ekstrem dan medan curam sebagai tantangan utama tim SAR.

Berikut daftar nama awak kabin dan penumpang pesawat ATR 42-500:

Laporan: Rifki


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Dukung Thomas Djiwandono Jadi Gubernur Bank Indonesia
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Update Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: Kerugian Korban Tembus Rp 18,4 Miliar
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
HP Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Terhubung dengan Smartwatch Ditemukan, Ada yang Dengar Suara Minta Tolong?
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Pin Prioritas LRT Jabodebek: Kriteria Penerima dan Cara Mendapatkan
• 23 jam laludetik.com
thumb
Trump Ancam Tarif 200 Persen untuk Produk Prancis Jika Macron Tolak Dewan Gaza
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.