Belanja Online Makin Marak, Polres Ngawi Ingatkan Warga Waspadai Modus Penipuan Digital

beritajatim.com
1 bulan lalu
Cover Berita

Ngawi (beritajatim.com) — Maraknya kasus penipuan online seiring meningkatnya aktivitas belanja digital menjadi perhatian serius Polres Ngawi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian agar tidak terjebak berbagai modus kejahatan siber yang kian beragam.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menegaskan bahwa pelaku penipuan terus berinovasi memanfaatkan celah di dunia digital. Modus yang kerap ditemukan antara lain toko online fiktif, barang yang tidak sesuai dengan iklan, hingga penggunaan rekening palsu untuk menampung hasil kejahatan.

“Kenali toko online dengan cermat dan gunakan aplikasi resmi yang terpercaya demi keamanan transaksi. Jangan mudah percaya pada penawaran yang tidak masuk akal,” tegas AKBP Prayoga, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, salah satu ciri utama penipuan online adalah pemasangan harga yang jauh di bawah pasaran. Cara ini sengaja digunakan untuk memancing calon korban yang tergiur keuntungan cepat.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa identitas penjual secara detail, mulai dari nama, alamat, nomor kontak, hingga rekam jejak digital di media sosial maupun marketplace. Penjual yang kredibel umumnya memiliki riwayat transaksi yang jelas dan dapat diverifikasi.

“Jangan terpaku pada testimoni. Cermati ulasan yang ada, apakah benar berasal dari pembeli asli atau hanya buatan. Testimoni palsu sering digunakan untuk meyakinkan korban,” ujarnya.

Selain itu, pembeli diminta lebih jeli mencermati foto produk. Bila perlu, mintalah foto atau video asli barang secara langsung dan tanyakan tingkat kemiripannya dengan produk yang ditawarkan. Langkah ini penting untuk menghindari kerugian akibat barang yang dikirim tidak sesuai iklan.

Pengecekan rekening penjual sebelum transaksi juga menjadi hal krusial. Masyarakat disarankan memastikan nomor rekening penerima tidak terindikasi penipuan dengan memanfaatkan layanan pengecekan rekening yang kini tersedia secara luas.

“Setelah transfer, simpan seluruh bukti pembayaran, percakapan, dan data transaksi. Apabila terjadi penipuan, segera laporkan ke Polres terdekat agar bisa ditindaklanjuti,” tambahnya.

Polres Ngawi turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melaporkan setiap gangguan atau tindak kejahatan, baik secara langsung ke kantor polisi maupun melalui layanan pengaduan call center 110 yang bebas pulsa.

AKBP Prayoga berharap meningkatnya literasi dan kewaspadaan digital dapat membantu masyarakat Kabupaten Ngawi bertransaksi secara aman dan nyaman, sekaligus memutus mata rantai kejahatan siber.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Mari jaga diri, keluarga, dan lingkungan dari kejahatan digital,” pungkasnya. [fiq/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seruan Pertama Mojtaba Khamenei: Tutup Semua Pangkalan AS di Kawasan!
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhut: Presiden Prabowo Akan Terbitkan Inpres Selamatkan Populasi dan Habitat Gajah
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Melihat Lebih Dekat Detail Jersey Baru Timnas Indonesia Buatan Kelme: Padukan Sisi Modern hingga Warisan Budaya
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Pentagon: Biaya Serangan 6 Hari Pertama AS ke Iran Capai Rp190 Triliun
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menag Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.