Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
TVRI Jawa Timur dan DPRD Provinsi Jawa Timur jalin sinergi untuk informasi publik dan hiburan edukatif. Kerja sama tersebut salah satunya merupakan wujud dalam rencana kegiatan Nonton Bareng (nobar) Piala Dunia.
Nonton Bareng rencananya akan dilaksanakan di lingkungan DPRD Jawa Timur yang akan melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM local. Hal ini terungkap saat kunjungan Kepala TVRI Stasiun Jawa Timur ke Kantor DPRD Jatim yang salah satunya membahas rencana kolaborasi rencana kolaborasi penyiaran Piala Dunia 2026.
Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf langsung menerima kunjungan Kepala TVRI Jawa Timur, Syalom Salombe beserta jajaran di ruang kerja Ketua DPRD Jatim. Pertemuan itu juga dihadiri Sekretaris DPRD Jatim, Mohamad Ali Kuncoro serta pakar komunikasi politik dari Universitas Airlangga Suko Widodo.
Audiensi membahas penguatan sinergi dalam penyebarluasan informasi peran DPRD Jawa Timur serta kerja sama penayangan nonton bareng Piala Dunia 2026 .
Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf memberikan apresiasi atas kepemilikan hak siar piala dunia oleh LPP TVRI. Hak siar ini menjadi sarana hiburan edukatif dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
"Saya sangat mengapresiasi Lembaga Penyaiarn Publik TVRI dapat mengambil hak siar Piala Dunia, ini sebuah kebanggaan. Mudah-mudahan kerja sama ini lancar dan DPRD Jawa Timur bisa menyapa masyarakat dengan cara modern yakni bisa bersama masayarakat menyaksikan piala dunia di TVRI, Ketua DPRD Jatim juga menegaskan, kolaborasi ini akan melibatkan pelaku UMKM lokal guna menggerakkan perekonomian daerah daerah," kata Musyafak, Senin sore, 19 Januari 2026.
Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Jawa Timur, Syalom Salombe menegaskan sinergitas ini tidak hanya berfokus pada penayangan pertandingan, tetapi juga pada dampak ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
"Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan hiburan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di jawa timur," ujar Syalom
Diketahui, TVRI telah memenangkan hak siar Piala Dunia 2026. Sebanyak 104 pertandingan akan disiarkan melalui TVRI Sport dan TVRI Nasional. Penayangan berlangsung secara back to back dari tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Melalui kerja sama ini kedua pihak berharap tayangan piala dunia dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa batas dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah.
Editor: Redaksi TVRINews




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5260944/original/002511500_1750651003-hamra_rezaldi_bar_67a482dc15.jpg)