JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di kompleks parlemen Senayan Jakarta, Selasa (20/1/2026) siang.
Agenda rapat tersebut yakni penyampaian evaluasi dan isu strategis pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025 serta perbaikan tata kelola MBG 2026.
Dalam rapat, Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan target jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2026 ini.
"Target SPPG tahun 2026 itu kita perkirakan, itu akan 28 ribu SPPG di aglomerasi dan 8.617 di daerah terpencil dengan total prediksi penerima manfaat 82,9 juta, yang kita bisa kejar dan diproyeksikan di pertengahan tahun akan tercapai," ujarnya dalam rapat, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Baca Juga: BGN Akan Tutup SPPG MBG yang Tidak Sesuai Standar setelah 3 Kali Peringatan
Ia mengatakan total porsi makan yang dapat diproduksi 36 ribu SPPG tersebut diproyeksikan mencapai 21 miliar.
Dadan menambahkan, pada 2026 BGN juga akan melakukan akreditasi dan sertifikasi untuk meningkatkan kualitas layanan SPPG.
Kata Dadan, program MBG pada 2026 sudah dilaunching pada 8 Januari 2026 dengan total SPPG 19.188.
"Hari ini, jumlah SPPG kita, per tanggal 19 Januari (2026) malam, itu kurang lebih 21.102 SPPG," ungkapnya.
Ia menyatakan 21 ribu SPPG tersebut sudah bisa menjangkau 58,3 juta penerima manfaat secara nasional dengan dana operasional harian mencapai Rp855 miliar.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- komisi ix
- dpr
- bgn
- kepala bgn
- dadan hindayana
- mbg





