Sebelum Perpanjang Kontrak dengan Yamaha, Jack Miller Ternyata Sempat Hubungi Bos Ducati untuk Banting Setir ke...

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Rider asal Australia, Jack Miller, baru-baru ini mengungkapkan fakta terkait dengan masa depannya di MotoGP sebelum memperpanjang kontrak dengan Pramac Yamaha.

Jack Miller mengaku kalau dirinya sempat menjalin komunikasi dengan manajer Ducati Lenovo, Gigi Dall’Igna, sebelum Pramac memberinya perpanjangan kontrak.

Miller mengungkapkan kalau pembicaraan itu berkaitan dengan kemungkinan peluangnya membela Ducati di WorldSBK.

Rider Pramac, Jack Miller
Sumber :
  • MotoGP

Karier Miller sempat berada di persimpangan setelah kontraknya nyaris berakhir pada pertengahan musim lalu.

Namun, ia akhirnya mendapat kontrak satu tahun untuk kembali membela Pramac, yang kini beralih ke Yamaha.

Dengan Yamaha menyiapkan mesin V4 untuk 2026, pengalaman Miller menjadi faktor penting bagi tim satelit tersebut.

Meski demikian, Miller mengakui dirinya membuka opsi lain, termasuk pindah ke WorldSBK bersama Ducati.

“Tergantung. Jika saya tidak lagi memiliki kursi di MotoGP, tentu saja, jika saya masih ingin terus balapan. Saya bisa berusia 40 tahun dan masih ingin balapan, karena saya suka balapan motor. Kalender Superbike juga cukup menarik.” ungkap Jack Miller.

Miller juga menyinggung intensitas MotoGP yang sangat padat sepanjang musim.

Rider Pramac Yamaha, Jack Miller
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

“Tahun lalu, saya juga berbicara dengan Gigi. Di MotoGP, ada 22 putaran, jadi 44 balapan, termasuk sprint, yang sangat banyak di atas sepeda motor. Tapi, saat ini, saya senang melakukannya.” tambahnya.

Saat ini, Miller kembali menjalani musim dengan kontrak satu tahun dan berharap masa depannya segera jelas.

“Ini adalah musim yang sangat penting bagi saya. Industri ini sangat kejam, dan penandatanganan tahun lalu terjadi terlambat.” terang Jack Miller.

“Saya berharap hasilnya akan berbicara sendiri dan kami akan segera menandatangani kontrak.” sambungnya.

Ia menegaskan ambisinya masih besar untuk bertahan di MotoGP, terutama menyongsong perubahan regulasi 2027.

“Saya merasa masih ada urusan yang belum selesai di MotoGP. Bagaimanapun, ini adalah langkah pertama ke arah itu.” pungkasnya.

(akg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keluarga Ungkap Komunikasi Terakhir Yoga Naufal Pegawai KKP Sebelum Pesawat ATR 42-500 Jatuh
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Guatemala Umumkan Darurat Nasional Usai Serangan Geng
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Kepala BGN Sebut Program MBG Awal 2026 Tembus 21.102 Unit SPPG
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
BGN Bakal Angkat 32 Ribu PPPK pada Februari 2026, Mayoritas Posisi Kepala SPPG
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenhub: Penyebab insiden pesawat ATR 42-500 diinvestigasi KNKT
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.