Penulis: Riki Ilham Rafles
TVRINews - Brasil
Neymar berjuang untuk pulih dari cedera agar mendapatkan tempat dalam skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Neymar optimistis Timnas Brasil bisa memenangkan gelar juara Piala Dunia 2026. Dia mengatakan hal ini di tengah banyak keraguan tim besutan Carlo Ancelotti bisa tampil maksimal.
Keraguan muncul bukannya tanpa alasan. Performa Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONMEBOL yang jadi penyebab utama mereka tidak lagi diunggulkan sebagai pesaing utama dalam merebut gelar juara.
Brasil yang selalu jadi kekuatan utama sepak bola Amerika Selatan harus puas mengakhiri perjalanan di kualifikasi dengan menghuni peringkat kelima klasemen. Delapan kemenangan, empat kali imbang, dan enam kali kalah jadi catatan mereka.
Meski banyak orang yang meragukan Brasil bisa maksimal di Piala Dunia 2026, Neymar menolak untuk pesimistis. Penyerang andalan Tim Samba itu menegaskan kesiapan timnya untuk membawa pulang trofi Piala Dunia ke Brasil.
"Kami baik-baik saja, semuanya berjalan lancar, rencananya tepat. Saya akan segera kembali," kata Neymar saat diwawancarai CazeTV, Senin 19 Januari 2025 waktu setempat.
"Kami memulai Piala Dunia dengan langkah kaki yang tepat. Sekarang kami menuju Piala Dunia. Semuanya akan berjalan lancar dan Brasil akan kembali menjadi juara," imbuhnya.
Terakhir kali Neymar bermain untuk Brasil pada Oktober 2023. Dia terus mengalami cedera ketika bermain di level klub sehingga berdampak kepada absennya membela tim nasional di babak kualifikasi.
Neymar juga belum merasakan membela Brasil di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Agar bisa dimasukkan ke dalam skuad Piala Dunia 2026, penyerang berusia 33 tahun tersebut berjuang keras pulih dari cedera. Beberapa waktu lalu Neymar menjalani operasi.
Di antara pemain yang ada sekarang, Neymar merupakan pencetak gol terbanyak untuk Brasil. Total dia mencetak 79 gol dari 128 penampilan. Kehadirannya di atas lapangan hijau diharap bisa memberi dampak positif kepada Tim Samba.
Publik Brasil sudah lama tak merasakan kegembiraan melihat tim kebanggaan menjadi juara Piala Dunia, terakhir 2002 lalu. Padahal mereka adalah negara yang paling banyak mengoleksi trofi, yakni lima kali.
Editor: Riki Ilham Rafles




