Penulis: Ilham
TVRINews, Yogyakarta
Komitmen membentuk generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia terus digaungkan oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta melalui kegiatan Semarak Uji Nyali Insan Cilik (Si Unyil) ke-13.
Kegiatan ini digelar sebagai respons atas derasnya pengaruh global, khususnya di era digital, yang menuntut penguatan karakter anak sejak usia dini. Mengusung tema “Bergerak Tunjukkan Potensi, Ciptakan Prestasi Menuju Generasi Peradaban Islami”, Si Unyil ke-13 bertujuan menanamkan nilai akhlak mulia sekaligus mengembangkan potensi peserta didik.
Acara berlangsung di Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Suronatan, Kota Yogyakarta, dengan menghadirkan beragam perlombaan bernuansa edukatif dan islami. Terdapat delapan cabang lomba yang dipertandingkan, antara lain MTARQ, MHQ, lomba azan, lomba mewarnai, hingga lomba mendongeng.
Dalam lomba mendongeng, para peserta tampak antusias menampilkan kemampuan bercerita dengan menggunakan media boneka yang disesuaikan dengan isi cerita, sehingga suasana kegiatan berlangsung meriah dan interaktif.
Salah satu panitia kegiatan, Nazila Azimi, mengatakan bahwa Semarak Uji Nyali Insan Cilik ke-13 diperuntukkan bagi siswa dan siswi jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta SMP/MTs.
“Kegiatan ini dirancang dengan konsep islami yang menyenangkan, sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat dan minat anak-anak,” ujar Nazila.
Selain menggelar perlombaan, kegiatan Si Unyil ke-13 juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lingkungan sekolah. Panitia menyediakan fasilitas booth bagi para pelaku UMKM untuk membuka lapak dagangan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, IPM Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter islami dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Editor: Redaksi TVRINews





