Gresik (beritajatim.com)- Aksi yang diduga pelaku curanmor menyebabkan nyawa melayang terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Kali ini dialami terduga pelaku saat menjalankan aksinya di Jalan RA.Kartini Gresik. Satu pelaku kepergok warga saat mencoba kabur namun malah tewas usai di massa warga yang sudah geram.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut terjadi dini hari pukul 03.00 wib. Saat itu, satu warga berinisial GT melihat dua orang yang berjalan mencurigakan berlari masuk ke dalam gang.
Curiga dengan gelagat kedua orang tersebut. GT mengikuti arah kedua orang itu yang masuk ke dalam tempat kos. Di tempat ini, kedua orang itu mendorong sepeda motor Yamaha S 5671 ACA. Sementara satu pria lainnya mengawasi di belakangnya.
Tanpa berpikir panjang GT menegur lalu bertanya kepada dua terduga pelaku. Bukannya dijawab, satu pelaku yang sudah kepergok malah mengambil sesuatu dari dalam tas. Sementara rekannya berusaha kabur.
Melihat ada aksi pencurian, GT kemudian berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut didengar oleh penghuni kos, sehingga membuat terduga pelaku yang sudah kepergok mencoba melarikan diri.
Kejar-kejaran pun terjadi seperti di film. Pelaku yang kabur di gang buntu tak bisa berkutik. Selanjutnya, menjadi amukan warga yang sudah geram. Naasnya pelaku bernama Herman asal Probolinggo nyawanya tak tertolong karena mengalami luka serius di sekujur tubuh. Sementara rekannya Santoso selamat meski mengalami luka-luka dan kini dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadan Nasution membenarkan setelah ada warga melaporkan ke call center 110 dan Cak Rama. Selanjutnya mengirim anggotanya yang piket ke lokasi.
“Memang benar kami mendapat laporan dari Lapor Cak Rama ada dua pria diduga melakukan pencurian sepeda motor diamuk warga. Kita langsung respon lalu anggota ke lokasi,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Pamen Polri ini menuturkan, terkait dengan kejadian ini masih dilakukan penyelidikan. Ini karena satu pelaku masih dalam perawatan medis.
“Kami mohon waktunya, karena anggota masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” tuturnya.
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat supaya tidak main hakim sendiri jika menemukan aksi kejahatan di lingkungannya.
“Apabila menemukan dugaan tindak kejahatan, segera lapor ke Cak Rama di what’s app atau melalui instagram serta medsos Polres Gresik,” tutupnya. [dny/aje]



