FAJAR, TERNATE – Malut United menunjukkan keseriusannya dalam bursa transfer Super League.
Klub berjuluk Laskar Kie Raha ini melakukan perombakan skuad asing.
Untuk menyaingi tim papan atas Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta, manajemen resmi mendatangkan gelandang serang asal Brasil, Lucas Cardoso.
Nilai pasar sang pemain mencapai Rp6,08 miliar. Ini membuat Lucas Cardoso menjadi pemain termahal di Malut United.
Kehadiran Lucas Cardoso memakan korban. Dua pemain asing didepak.
Di bawah asuhan pelatih lokal yang berani tampil menyerang, Malut United meminjamkan dua pilar asing mereka, Vico Duarte dan Chechu Meneses.
Vico kini resmi berseragam Dewa United, sementara Meneses merapat ke Persik Kediri.
Langkah ini diambil demi memberikan ruang bagi Lucas Cardoso.
Pemain berusia 29 tahun ini didatangkan langsung dari Liga Bulgaria. Sebelumnya dia membela Dobrudzha Dobrich.
Di Eropa, Cardoso mencatatkan statistik cukup impresif dengan torehan 4 gol dan 1 assist dari 18 penampilan musim ini.
Kode “Whoosh” dan Spekulasi di Bandung
Kehadiran Cardoso di Indonesia awalnya tercium melalui unggahan media sosial pribadinya.
Menariknya, Cardoso kedapatan berada di Stasiun Tegalluar, Bandung, setelah menaiki kereta cepat Whoosh pada Minggu lalu.
Hal ini sempat memicu spekulasi di kalangan Bobotoh, namun manajemen Malut United memastikan sang pemain adalah bagian dari rencana besar Laskar Kie Raha.
“Saya sangat bahagia bisa menjadi bagian dari perjalanan Malut United. Target saya jelas, datang untuk membantu tim mencapai tujuan tertinggi di liga,” tegas Cardoso dalam pernyataan resminya.
COO Malut United, Willem D. Nanlohy, menambahkan bahwa perekrutan ini adalah hasil evaluasi mendalam.
“Cardoso didatangkan berdasarkan kebutuhan teknis tim pelatih untuk putaran kedua yang kami prediksi akan jauh lebih ketat,” ujarnya. (*)
Profil Singkat Lucas Cardoso
Posisi: Gelandang Tengah
Kewarganegaraan: Brasil
Pengalaman: Portugal, Brasil, dan Bulgaria
Nilai Pasar: Rp6,08 Miliar





