Polda Metro Jaya Bongkar Penjualan Senpi Ilegal yang Bermodal Belajar dari Medsos!

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya mengungkap jaringan jual beli senjata api ilegal yang dipasarkan melalui media sosial dan platform e-commerce.

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 20 pucuk senjata, ratusan amunisi, serta menangkap lima tersangka yang diduga sebagai penjual dan perakit senpi rakitan.

BACA JUGA:Menkes Budi Sebut 28 Juta Warga RI Berpotensi Alami Gangguan Jiwa, Remaja Masuk Kategori Rentan

BACA JUGA:Ribuan Pegawai SPPG Beralih Status Jadi PPPK, Kepala BGN Ungkap Target 32 Ribu Bulan Depan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan masyarakat.

"Pengungkapan ini adalah wujud keadilan negara melalui Polda Metro Jaya dalam menjaga rasa aman publik dan menutup ruang gerak pihak-pihak yang berpotensi mengganggu kamtibmas, khususnya peredaran senjata api ilegal," katanya kepada awak media, Selasa 20 Januari 2026.

Ia juga mengapresiasi peran jajaran Ditreskrimum serta masyarakat yang turut memberikan informasi.

BACA JUGA:Benyamin Davnie Minta Oknum Guru Pelaku Pelecehan Seksual Siswa SD Dihukum Berat!

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan masyarakat atas kontribusinya dalam pengungkapan ini dengan dedikasi dan integritas tinggi," ujarnya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin menjelaskan, pengungkapan bermula dari maraknya tindak pidana kekerasan yang menggunakan senjata api.

"Beberapa waktu lalu kami menangani kasus pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api. Dari situ kami membentuk tim khusus untuk mengungkap sumber peredaran senjata api ilegal," jelasnya.

Dari hasil pengembangan tim Resmob, polisi menemukan adanya aktivitas jual beli senjata api secara ilegal yang dilakukan melalui Facebook, WhatsApp, Tokopedia, hingga TikTok.

BACA JUGA:Polisi Sebut Ketua Ormas MPC PP yang Jadi Buronan Kasus Parkiran di RSUD Tangsel Sudah Meninggal

"Para pelaku menawarkan senjata api kepada umum melalui platform media sosial dan e-commerce," ungkapnya.

Diterangkannya, sumber senjata berasal dari airsoft gun yang dimodifikasi dengan mengganti laras dan komponen tertentu agar bisa menembakkan peluru tajam.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Malaysia Jajaki Pasar Baru untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Geopolitik Global
• 8 jam lalupantau.com
thumb
OTT Wali Kota Madiun, KPK Sita Bukti Uang Tunai Rp550 Juta
• 3 jam laluidntimes.com
thumb
Tanah Bergerak Rusak 6 Rumah di Pandeglang, Warga Mengungsi ke Tempat Aman
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Bakrie & Brothers (BNBR) Siap Gelar RUPSLB Akhir Februari 2026, Minta Restu Rights Issue
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.