Jakarta (ANTARA) - TNI AU kembali mengerahkan pesawat angkut Hercules C-130 untuk mengantar 12. 369 ton material untuk kebutuhan pembangunan hunian sementara (huntara) milik PT Waskita Karya (Persero) ke Aceh, Senin.
Material itu akan digunakan untuk membangun huntara bagi para korban bencana di Aceh.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan upaya itu dilakukan untuk mempercepat pembangunan hunian demi pemulihan wilayah pascabencana.
I Nyoman melanjutkan, pesawat tersebut diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah.
"Setibanya di Bandara Rembele material huntara lalu diserahkan kepada PT Waskita Karya (Persero) agar bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penyediaan hunian yang aman dan layak bagi warga," kata I Nyoman.
Dengan bantuan berupa pengerahan pesawat Hercules C-130 ini, I Nyoman berharap pembangunan huntara di wilayah bencana Aceh dapat berjalan dengan cepat dan maksimal.
I Nyoman juga memastikan jajarannya akan selalu menyiapkan ragam pesawat angkut dan helikopter untuk mendukung pendistribusian logistik korban ataupun material huntara.
"Masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah diharapkan segera memperoleh hunian sementara yang memadai sehingga dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik," tutup I Nyoman.
Material itu akan digunakan untuk membangun huntara bagi para korban bencana di Aceh.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa, mengatakan upaya itu dilakukan untuk mempercepat pembangunan hunian demi pemulihan wilayah pascabencana.
I Nyoman melanjutkan, pesawat tersebut diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah.
"Setibanya di Bandara Rembele material huntara lalu diserahkan kepada PT Waskita Karya (Persero) agar bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penyediaan hunian yang aman dan layak bagi warga," kata I Nyoman.
Dengan bantuan berupa pengerahan pesawat Hercules C-130 ini, I Nyoman berharap pembangunan huntara di wilayah bencana Aceh dapat berjalan dengan cepat dan maksimal.
I Nyoman juga memastikan jajarannya akan selalu menyiapkan ragam pesawat angkut dan helikopter untuk mendukung pendistribusian logistik korban ataupun material huntara.
"Masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah diharapkan segera memperoleh hunian sementara yang memadai sehingga dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik," tutup I Nyoman.





