Lelang SUN Selasa (20/1) Catat Penawaran Hingga Rp82,9 Triliun

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Lelang Surat Utang Negara (SUN) perdana pada 2026 mencatatkan penawaran masuk dari investor senilai Rp82,9 triliun, kendati tak sebanyak pada penawaran perdana pada 6 Januari 2026 yang mencapai Rp90,96 triliun.

Dari sebanyak sembilan seri SUN yang dilelang kemarin, pemerintah menyerap dana senilai Rp36 triliun atau di atas target indikatif sebesar Rp33 triliun.

Mengutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan di Jakarta, penawaran masuk tertinggi diterima oleh seri FR0109 (penerbitan baru) senilai Rp17,04 triliun, yang dimenangkan sebesar Rp7,7triliun.

Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri tersebut sebesar 5,718%dengan jatuh tempo 15 Maret 2031.

Baca Juga : Depresiasi Rupiah Bawa Yield SUN 10 Tahun Melemah ke 6,33%

Seri dengan penawaran tertinggi berikutnya adalah SPN12270107 senilai Rp14,8 triliun dan dimenangkan Rp5 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,65% dengan jatuh tempo 7 Januari 2027.

Berikutnya, seri SPN12260423 mencatatkan penawaran masuk Rp10,96 triliun dan dimenangkan Rp3 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 4,35% dengan jatuh tempo 23 April 2036.

Seri SPN01260221mencetak penawaran dengan nilai Rp6,180 triliun dan diserap sebesar Rp2 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 54,3% persen dengan jatuh tempo 21 Februari 2026.

Selanjutnya FR0106 Rp6,045 riliun dan dimenangkan Rp2,05 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,489%  dengan jatuh tempo 15 Agustus 2045.

Seri FR0107 menerima penawaran masuk Rp5,8355 triliun, dimenangkan sebanyak Rp4,1 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,58990 dan jatuh tempo 15 Agustus 2045

Seri FR0102 (pembukaan kembali) menerima penawaran masuk Rp4,9466 triliun dan dimenangkan Rp2,6 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,72981% dengan jatuh tempo 15 Juli 2054.

Terakhir, seri FR0105 (pembukaan kembali) menerima penawaran masuk Rp4,4747 triliun  dan dimenangkan Rp3 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,78989% dengan jatuh tempo 15 Juli 2064


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cuaca Ekstrem di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Akhir Januari
• 7 jam lalukompas.id
thumb
SBY Cemas Perang Dunia III Terjadi, PKB: Ini Keresahan Banyak Warga Bangsa
• 19 jam laludetik.com
thumb
Jelang Imlek 2026, Yuk Simak Makna Tradisi Membeli Baju Baru Saat Tahun Baru China!
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Indonesia Masters: Anthony Ginting Bungkam Wakil Thailand dalam 37 Menit
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Bursa Asia Lesu Usai Yield Obligasi Jepang Sentuh Rekor Tertinggi
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.