Stok Aman, Mentan Tegaskan Indonesia Tak Akan Impor Beras

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Amran menegaskan Indonesia tidak akan impor beras dan menindak perbuatan yang melanggar.

Stok Aman, Mentan Tegaskan Indonesia Tak Akan Impor Beras (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan) Amran menegaskan Indonesia tidak akan impor beras dan menindak perbuatan yang melanggar. 

Sebab, stok beras Indonesia dalam posisi kuat. Cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat pernah menyentuh rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025, dengan stok saat ini berada di kisaran 3,2 juta ton.

Baca Juga:
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Hutan dan Tambang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Selain itu, produksi padi Indonesia terus mengalami peningkatan. Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) amatan November 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

“Tidak boleh impor beras, kita sudah swasembada. Stok kita melimpah. Jangan mempermainkan nasib rakyat, itu ada petani padi 115 juta orang. Masa tega menzalimi orang kecil,” kata Mentan Amran dikutip keterangan tertulis Selasa (20/1/2025).

Baca Juga:
Ekonom Nilai Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Jadi Sinyal Positif Perkuat Kebijakan

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian swasembada pangan Indonesia pada Rabu (7/1/2026) lalu di Karawang, Jawa Barat.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Baca Juga:
OJK dan Bappebti Akhiri Masa Transisi Peralihan Pengaturan Aset Keuangan Digital

“Waktu saya dilantik saya beri target swasembada 4 tahun. Terima kasih seluruh komunitas pertanian. Saudara bekerja keras, saudara kompak hasilkan satu tahun kita sudah swasembada, satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri, satu tahun kita tidak tergantung bangsa lain,” ujar Presiden Prabowo.

Dengan capaian swasembada pangan, pemerintah menegaskan komitmen menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional melalui sinergi pusat dan daerah serta kebijakan yang berpihak kepada petani.

Sebelumnya Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan impor beras, gula konsumsi, maupun jagung sepanjang 2026.

Keputusan tersebut diambil karena sisa persediaan atau carry over stock dari tahun 2025 masih sangat kuat. Adapun carry over stock beras dari 2025 ke 2026 tercatat sebesar 12,529 juta ton. 

Jumlah tersebut sudah termasuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog sebesar 3,248 juta ton per 31 Desember 2025.

Dengan asumsi kebutuhan konsumsi beras nasional sekitar 2,591 juta ton per bulan, stok tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan hampir lima bulan di awal 2026.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Yunarto Wijaya Beri Saran Menohok Soal Retret Kabinet Prabowo di Hambalang, Begini Respons Golkar
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Kepala Daerah Diminta Presisi-Akurat Sampaikan Data Kebutuhan Pascabencana
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
6 Perjalanan KAI Dibatalkan di Wilayah Daop 5 Purwokerto, Berikut Daftarnya!
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Hambat Pelayaran Jangkar–Madura
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bupati Sudewo Ditetapkan Tersangka Korupsi di Dua Kasus Sekaligus
• 15 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.