REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON, – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, memperingatkan bahwa dunia kini memasuki era rivalitas kekuatan besar. Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia pada Selasa, ia menekankan bahwa mengikuti aturan tidak lagi menjamin keamanan karena tatanan berbasis aturan internasional semakin memudar.
Carney menyatakan bahwa banyak negara terdorong untuk "ikut arus" dengan harapan kepatuhan akan memberikan keselamatan. Namun, ia menegaskan bahwa strategi ini tidak akan berhasil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan persaingan antarnegara besar yang semakin terbuka.
Lebih lanjut, Carney mengungkapkan bahwa meskipun Kanada selama ini berpartisipasi dalam tatanan internasional berbasis aturan, Ottawa menyadari bahwa tatanan tersebut sebagian merupakan "kisah semu". Ia menyoroti bahwa negara terkuat sering kali membebaskan diri mereka ketika menguntungkan, serta aturan perdagangan dan hukum internasional diterapkan secara asimetris.
Carney mengakui bahwa banyak negara, termasuk Kanada, selama ini menjalani "ritual" sistem tersebut dan cenderung menghindari pengungkapan jurang antara retorika dan kenyataan. Namun, ia menegaskan bahwa kesepakatan diam-diam semacam itu kini tidak lagi dapat dipertahankan.