Netflix Siapkan Dana Tunai Demi Rebut Warner Bros dan HBO dari Incaran Paramount

mediaindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita

PERTARUNGAN sengit memperebutkan masa depan raksasa hiburan Warner Bros. Discovery (WBD) memasuki babak baru. Pada Selasa pagi waktu setempat, Netflix menyatakan kesiapannya untuk membayar seluruh akuisisi Warner Bros. dan HBO secara tunai, mengubah rencana awal yang sebelumnya berupa kombinasi uang tunai dan saham.

Langkah berani ini diambil hanya berselang enam minggu setelah kesepakatan awal diumumkan. Netflix kini menawarkan harga US$27,75 (Sekitar Rp470.745) per saham untuk studio film dan aset streaming WBD. Aset-aset tersebut rencananya akan dipisahkan menjadi perusahaan publik baru bernama Warner Bros. akhir tahun ini. Sementara itu, CNN dan saluran televisi lainnya di bawah naungan WBD akan bergabung dalam entitas terpisah bernama Discovery Global.

Menjegal Tawaran Paramount

Perubahan struktur pembayaran menjadi tunai penuh ini merupakan strategi Netflix dan WBD untuk menangkis upaya pengambilalihan paksa (hostile takeover) dari Paramount. Sebelumnya, Paramount berargumen tawaran mereka lebih unggul karena menggunakan skema tunai penuh, sementara tawaran lama Netflix masih melibatkan pertukaran saham.

Baca juga : Paramount Gugat Warner Bros. Discovery demi Jegal Kesepakatan Netflix

Dalam rilis resminya, Netflix menyebutkan transaksi ini akan didanai melalui kombinasi kas internal, fasilitas kredit yang tersedia, dan komitmen pendanaan. "Langkah ini menyederhanakan struktur transaksi, memberikan kepastian nilai yang lebih besar bagi pemegang saham WBD, dan mempercepat jalur menuju pemungutan suara pemegang saham," ungkap kedua perusahaan tersebut.

Respons WBD dan Ancaman Paramount

CEO WBD, David Zaslav, menyatakan setelah melewati tinjauan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), pihaknya akan segera menjadwalkan rapat umum pemegang saham luar biasa yang diperkirakan berlangsung pada musim semi mendatang.

Samuel A. Di Piazza, Jr., Ketua Dewan Direksi WBD, menegaskan dukungannya terhadap Netflix. "Dengan beralih ke pertimbangan tunai penuh, kami kini dapat memberikan nilai luar biasa dari kombinasi dengan Netflix dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi," ujarnya.

Namun, Paramount tidak tinggal diam. Di bawah kepemimpinan David Ellison, Paramount tetap melaju dengan rencana pembelian saham seharga US$30 per lembar, lebih tinggi dari tawaran Netflix. Ellison bahkan mengancam akan melakukan perang proksi untuk mengganti jajaran direksi WBD dengan orang-orang yang berpihak pada Paramount.

Paramount berargumen bahwa pemisahan saluran televisi Discovery Global tidak memiliki nilai ekuitas yang berarti. Meski upaya hukum Paramount untuk mempercepat kasus valuasi ini sempat ditolak oleh pengadilan Delaware, persaingan kedua raksasa ini dipastikan akan mengubah peta industri hiburan dunia secara permanen. (CNN/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Istana Sampaikan Duka Cita Kecelakaan Pesawat ATR dan Bencana di Sejumlah Daerah
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Perjalanan Sempat Terganggu
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PWI Lamongan Gandeng Pemkab Gelar Kontes Lele Lamongan
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Naik Pangkat, Putri KW Punya Motivasi Lebih di Indonesia Masters 2026
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
5 Fakta Jelang Slavia Praha vs Barcelona di Liga Champions: Blaugrana Wajib Menang
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.