Grid.ID - Kronologi Manohara disebut kena child grooming mendadak ramai jadi buah bibir. Bahkan gegara hal itu, ibunda dari Manohara yakni Daisy Fajarina diduga menyerang sang putri di media sosial memakai akun palsu.
Ya, nama Manohora Odelia Pinot dulu memang sempat viral. Dan kini mendadak membuat publik teringat bahwa Manohara dulu mengalami hal yang sama yang sedang diungkap aktris Aurelie Moeremans soal masa lalunya.
Yakni dimana ia juga menjadi korban child grooming.
Kronologi Manohara Disebut Kena Child Grooming
Kejadian rupanya bermula saat Manohara mengungkap sendiri peristiwa yang dialaminya di masa lalu. Dimana saat itu, Mano sapaan akrab Manohora yang baru berusia 15 tahun dipaksa menikah dengan pria yang sudah berusia 30-an.
"Saya berumur 15 tahun, pria yang terlibat berusia sekitar 30-an, tidak ada kencan, tidak ada hubungan, dan tidak ada persetujuan," tulis Manohara dikutip Grid.ID dari Instagram @manodelia, Selasa (20/1/2026).
Setelahnya, postingan pengakuan Manohara itu viral dan dikomentari oleh salah satu netizen. Dengan akun bernama Aisyah Nadawi yang pada momen itu menyarankan Manohara untuk berdamai dengan masa lalu.
Tak berhenti sampai di situ, akun itu bahkan meminta Manohara mengubur luka lama demi memulai hidup baru.
Bahkan setelahnya, akun tersebut berani menyebut bahwa postingan Manohara dipengaruhi pihak lain. Melihat hal tersebut, Manohara tak tinggal diam.
Ya, Manohara langsung mengatakan bahwa komentar dari akun Aisyah Nadawi adalah akun palsu. Dan sosok yang ada di belakang akun palsu itu tak lain tak bukan adalah Daisy Fajarina.
"Komentar tersebut ditulis oleh ibu saya menggunakan akun palsu, saya ingin kalian melihat interaksi ini apa adanya, sebagai contoh bagaimana manipulasi bekerja," tulis Manohara.
Baca Juga: Masih Ingat dengan Manohara? Kabar Mantan Istri Pangeran Kelantan di Luar Dugaan
Tak berhenti sampai di situ, terkait kronologi Manohara disebut kena child grooming, ternyata hubungan ibu dan anak itu sudah lama terputus. Ya, Manohara mengaku memutus hubungan itu karena mengalami penyiksaan fisik dan psikologis.
"Saya tidak kehilangan kontak, saya memutus kontak. Kami sebenarnya tidak pernah benar-benar dekat, meskipun mungkin terlihat seperti itu di depan umum," tulis Manohara.
Mengejutkannya lagi, semua kedekatan yang di masa lalu diperlihatkan sebanarnya adalah citra yang dibuat oleh ibunya untuk mengontrol dirinya.
"Mempertahankan wujud kedekatan sangat penting baginya, dan itu adalah sesuatu yang kami diharapkan lakukan untuk membuatnya terlihat baik. Citra itu berfungsi sebagai bentuk kontrol," imbuhnya.
Namun siapa sangka, hal itu justru jadi penyiksaan bagi Manohara. Karena dirinya tak hanya disiksa fisik namun juga psikologi bahkan dimanipulasi yang berujung child grooming.
"Secara pribadi, saya tumbuh dengan penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, dan kadang-kadang penyiksaan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan," tulisnya.
"Sebagai remaja, saya dipaksa masuk ke dalam situasi yang sayangnya terkenal dan berbahaya yang sebagian besar dari kalian tahu, bersama orang lain, demi keuntungan dirinya," beber Manohara.
Dan yang membuat syok, di Instagram Story miliknya, Manohara menyebut bahwa sang ibu juga telah berbohong kepadanya soal ayah kandung Manohara.
"Sekitar tahun 2011-2012, dia memberi tahu saya bahwa ayah kandung saya telah meninggal. Kemudian dia mengatur wawancara TV dan acara bincang-bincang di mana saya ditanya tentangnya dan saya sangat emosional.
Tentu saja dia dibayar oleh stasiun TV untuk penampilan tersebut. Itu bohong. Bertahun-tahun kemudian saya baru tahu bahwa ayah saya masih hidup dan sehat. Dia baru saja menghapus komentarnya dan sekarang sudah berubah," tandas Manohara. (*)
Artikel Asli



