JAKARTA, DISWAY.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana ungkap skema MBG saat Ramadhan.
Menurut Dadan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap ada di bulan Ramadhan dan makanan yang diberikan selama bulan Ramadhan akan dibagikan pada jam sekolah.
Untuk muslim yang menjalankan ibadah puasa dapat membawa makanan tersebut ke rumah untuk berbuka.
BACA JUGA:Program MBG Indonesia Dilirik Jepang, Sukses Sentuh 60 Juta Anak, Langsung Study Banding ke SPPG Pasir Putih
BACA JUGA:Polda Metro Atensi Kasus Pegawai Dapur MBG yang Dibegal saat Hendak Bertugas di Bekasi!
"Skema Ramadan tahun ini sama seperti tahun lalu. Jadi untuk daerah yang mayoritas Muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah tapi makanannya dibawa ke rumah" kata Dadan di Kompleks Parlemen, Selasa, 20 Januari 2026.
Dadan mengatakan MBG yang diberikan akan dibuat tahan selama 12 jam.
"Makanan akan tahan lama hingga 12 jam dari mulai disiapkan sampai dia dikonsumsi pada saat buka," ungkapnya.
BACA JUGA:Produksi 1.500 Kapal Ikan, Prabowo: Inggris Siap Investasi
BACA JUGA:Sudewo Peras Calon Pengisi Jabatan Perangkat Desa Dengan Ancaman, KPK: Tutup Formasi Tahun Berikutnya Jika Tak Ikuti Ketentuan
Meski demikian, ia menyebut untuk daerah yang tidak berpuasa pelayanannya akan tetap normal.
"Untuk daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan normal," tutupnya.
Dadan menambahkan, menu MBG selama Ramadan akan diisi dengan bahan makanan sederhana dan bernutrisi.
Pilihan menu tersebut juga mempertimbangkan ketahanan makanan hingga waktu berbuka.
"Contohnya kurma, telur rebus, buah, kemudian abon. Penganan-penganan lokal yang bisa tahan lama seperti kue," pungkasnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)


