Trump Tegaskan Ambisi Ambil Alih Greenland

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews- Davos, Swiss

Presiden AS sebut langkah ini imperatif meski menuai kecaman dari Uni Eropa dan NATO.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mempertegas ambisinya untuk menguasai Greenland dengan menyatakan bahwa.

"tidak ada jalan kembali" terkait rencana tersebut. Dalam pernyataan yang mengguncang tatanan geopolitik menjelang kehadirannya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Trump menegaskan bahwa wilayah tersebut kini menjadi prioritas strategis bagi Washington.

"Greenland adalah sebuah keharusan (imperatif)," ujar Trump melalui media sosial, yang kemudian diperkuat dalam konferensi pers di Gedung Putih. 

Ketika ditanya mengenai sejauh mana dirinya bersedia melangkah untuk mengakuisisi wilayah otonom Denmark tersebut, Trump hanya menjawab singkat, "Anda akan segera mengetahuinya."

Ketegangan di Aliansi Transatlantik

Langkah agresif AS ini memicu reaksi keras dari para pemimpin dunia yang berkumpul di Davos. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan bahwa kedaulatan Greenland dan Kerajaan Denmark adalah hal yang "tidak dapat dinegosiasikan." 

Ia juga mengecam ancaman tarif tambahan yang direncanakan AS sebagai sebuah kesalahan besar.

Trump sebelumnya mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 10% terhadap semua barang dari delapan negara Eropa mulai 1 Februari jika mereka menghalangi rencana akuisisi tersebut.

Menanggapi hal ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan peringatan tajam mengenai pergeseran dunia menuju "tanpa aturan." Macron, yang juga terancam tarif 200% pada produk anggur dan sampanye Prancis, menyatakan lebih memilih "rasa hormat daripada penindasan" serta kepatuhan pada hukum internasional.

Nasib NATO dan Kedaulatan Lokal

Ambisi Trump juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan NATO. Saat ditanya apakah pecahnya aliansi tersebut merupakan harga yang layak dibayar demi Greenland, Trump mengeklaim bahwa dirinya telah berbuat lebih banyak untuk NATO dibandingkan siapa pun. Namun, ia secara terbuka mempertanyakan komitmen kolektif anggota lain.

"Saya tahu kami akan datang menyelamatkan (NATO), tapi saya benar-benar mempertanyakan apakah mereka akan datang menyelamatkan kami," tutur Trump kepada wartawan Selasa 20 Januari 2025

Sementara itu, dari sisi internal Greenland, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Alam, Naaja Nathanielsen, mengungkapkan kekecewaan mendalam masyarakatnya. 

Dalam wawancara dengan BBC Newsnight, ia menegaskan bahwa warga Greenland tidak memiliki keinginan untuk menjadi bagian dari Amerika Serikat.

"Nilai apa yang Anda berikan pada budaya kami dan hak kami untuk memutuskan apa yang terjadi pada kami di masa depan?" tegas Nathanielsen.

Eskalasi Perang Dagang

Sebagai bentuk solidaritas, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan dukungan tanpa kompromi terhadap Pasal 5 NATO mengenai pertahanan kolektif. 

Di sisi lain, Parlemen Eropa dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menangguhkan kesepakatan dagang dengan AS sebagai respons balasan sebuah langkah yang disebut sebagai "bazoka perdagangan" untuk menghadapi tekanan ekonomi dari Washington.

Ketegangan ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada Rabu waktu setempat, saat Trump dijadwalkan mengadakan serangkaian pertemuan di Davos yang secara khusus diagendakan untuk membahas masa depan Greenland.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persib Bantah Datangkan Maarten Paes dan Joey Pelupessy, yang Mungkin Merapat Layvin Kurzawa?
• 21 jam lalubola.com
thumb
Bursa Cabut Suspensi 8 Saham, Harganya Bergerak Variatif
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sempat Tertekan di Set Penentuan, Naomi Osaka Bangkit Dramatis di Laga Pembuka Australian Open
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
DPRD Sumut Minta Proyek Perumahan Citra Land Dihentikan Sampai Ada Putusan Hukum Tetap
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Lamaran El Rumi & Syifa Hadju Makin Dekat, Beredar Foto Keluarga Kenakan Pakaian Warna Kuning
• 36 menit lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.