BEKASI, DISWAY.ID - Kondisi jebolnya tanggul Muaragembong, Bekasi, masih ditangani.
Personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani tanggul jebol di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Selasa 20 Januari 2026.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan tanggul yang jebol menyebabkan air sempat menggenangi area permukiman dengan ketinggian mencapai sekitar 60 sentimeter.
BACA JUGA:Mobil Tiba-tiba Eror Setelah Terjang Banjir? Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Bersama jajaran Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, personel Brimob langsung melakukan penanganan darurat dengan membuat tanggul sementara menggunakan karung dan bambu guna menahan debit air agar tidak meluas ke pemukiman warga.
Upaya tersebut membuat kondisi air berangsur surut.
BACA JUGA:Daftar 28 Perusahaan Diduga Penyebab Banjir di Aceh hingga Sumatra Barat, Izin PT Toba Pulp Lestari Ikut Dicabut
Kehadiran Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
"Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak banjir. Sinergi dengan TNI dan masyarakat sangat penting di lapangan," katanya kepada awak media, Rabu 21 Januari 2026.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar penanganan di lokasi bencana bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.
BACA JUGA:BREAKING! Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera
Sementara itu, perwakilan warga Desa Pantai Bakti mengapresiasi bantuan yang diberikan personel Polri dan TNI dalam penanganan tanggul jebol tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsih tenaga dan materiil kepada Bapak-bapak Polri dan TNI, termasuk penyediaan karung dan bambu, sehingga penanganan tanggul jebol dapat segera diselesaikan," ucapnya.
Dengan penanganan cepat tersebut, kondisi di lokasi kini mulai terkendali dan warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan, terutama saat curah hujan tinggi.




