2 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian 8 Korban Dilanjutkan Meski Cuaca Ekstrem

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

TIM SAR gabungan yang dipimpin Basarnas RI melanjutkan pencarian korban pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).

Hingga Rabu (21/1), dua korban telah berhasil dievakuasi dalam operasi yang penuh tantangan akibat medan terjal dan cuaca ekstrem. 

Kedua korban tersebut telah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulsel untuk proses identifikasi lebih lanjut. Bahkan satu yang berjenis kelamin perempuan sudah berhasil diidentifikasi, dan diserahkan kepada keluarga.

Baca juga : Hari Keempat Pencarian, Tim SAR ATR 42-500 Fokus Evakuasi di Tebing Ekstrem dan Penyelidikan Lanjut

Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama Yudha Bramantio, mengungkapkan bahwa operasi evakuasi memakan waktu lama karena medan yang sulit. Korban pertama, berjenis kelamin laki-laki, berhasil dievakuasi dari area Batu Kalik 2 pukul 13.32 Wita, namun harus melalui proses yang rumit.

“Korban berada di kedalaman sekitar 250 meter dengan tebing hampir 90 derajat. Upaya penarikan dengan tali dinilai berisiko, sehingga kami harus mencari alternatif lain dengan menurunkannya melalui jalur darat yang sangat berat,” jelas Bramantio.

Setelah berhasil diturunkan ke Dusun Lampesu, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan helikopter Dauphin HR-3601 milik Basarnas menuju Lanud Hasanuddin, sebelum dibawa ke tim DVI.

“Kami bersyukur cuaca mendukung sehingga evakuasi udara bisa dilakukan. Tanpa helikopter, proses darat bisa memakan waktu 6–8 jam, namun dengan udara hanya kurang dari 30 menit,” tambah Bramantio.

Meski dua korban telah berhasil dievakuasi, operasi pencarian delapan korban lainnya tetap berlanjut dengan intensif. Tim SAR gabungan tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan medan yang tidak menentu di sekitar Gunung Bulusaraung. (LN/E-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tanam Padi Serentak di Lampung Timur, Kodam XXI/Radin Inten Dorong Lompatan Produksi Pangan
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
BMKG: Hujan Ekstrem Berpotensi Landa Jawa Barat dan Sejumlah Daerah
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Indonesia Masters 2026: Debut Istora, Ubed Bidik Perempat Final
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Cegah Kebakaran Lahan Meluas, BPBD Aceh Barat Usulkan Operasi Modifikasi Cuaca
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Eks Konsultan Nadiem Sebut Spesifikasi Chromebook Tak Dikunci ke 1 Merek
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.