Irama rintik air yang lembut dan cuaca yang dingin saat hujan membuat kita merasa ingin tidur. Terutama jika terjadi di pagi hari, hujan bisa bikin kita meringkuk di dalam selimut seharian. Setuju, Ladies?
Di balik fenomena di atas, ternyata ada beberapa alasan kenapa hujan dapat membuat seseorang mengantuk dan tidur lebih nyenyak. Simak informasinya dalam artikel berikut ini, Ladies!
1. Irama hujan = white noiseDikutip dari Woman and Home, psikolog kesehatan asal Inggris Dr. Sue Peacock menjelaskan, irama hujan membentuk white noise. Suara ini membantu menyamarkan berbagai gangguan di sekitar sehingga otak lebih rileks dan siap untuk tidur.
Senada dengan itu, menurut sebuah penelitian dari Harvard Medical School dan Cornell University menunjukkan: suara hujan dapat membantu orang dewasa tidur lebih cepat hingga 38 persen.
2. Kurangnya sinar matahari saat hujanSaat hujan turun, langit biasanya dipenuhi awan tebal yang menutupi sinar matahari. Akibatnya, intensitas cahaya yang sampai ke mata kita jauh berkurang dibandingkan saat hari cerah. Dikutip dari The Bridge Chronicle, kurangnya sinar matahari membuat tubuh memproduksi lebih banyak melatonin.
Melatonin adalah hormon yang berperan sebagai “pengatur tidur” alami tubuh. Saat kadar melatonin meningkat, seseorang akan lebih mengantuk dan siap untuk tidur.
3. Suara hujan mengaktifkan saraf parasimpatikRintik air yang jatuh ke bumi membentuk irama lembut yang menenangkan. Tak hanya membentuk white noise yang sudah dibahas sebelumnya, tapi juga mengaktifkan sistem saraf parasimpatik.
Saraf tersebut bertanggung jawab untuk istirahat dan relaksasi. Ketika sistem ini aktif, tubuh akan melambat secara alami dan memicu rasa kantuk berlebih.
4. Penurunan suhu buat tubuh ingin tidur lebih awalSaat hujan turun, suhu udara biasanya menjadi lebih dingin dan sejuk. Kondisi ini memberikan manfaat bagi siklus tidur, sebab lingkungan yang sejuk membantu tubuh menurunkan suhu internalnya, sehingga tubuh akan mendapat sinyal alami untuk beristirahat.
Selain membuat kita lebih cepat mengantuk, cuaca sejuk juga mendukung kualitas tidur yang lebih baik. Hasilnya, saat bangun tidur, tubuh terasa lebih segar dan energi pun lebih pulih dibandingkan tidur di lingkungan yang panas
5. Suara hujan bersifat mediatifUntuk beberapa orang yang mengalami kesulitan saat tidur, meditasi sering digunakan untuk menenangkan pikirannyaa. Menariknya, suara hujan dapat berperan sebagai media meditasi alami.
"Hujan memicu gelombang alfa di otak yang bantu merilekskan otak sehingga membantu kita tidur lebih cepat,” ujar Dr. Sue Peacock, Psikolog Kesehatan asal Inggris.
Akan tetapi, respons tubuh terhadap hujan bergantung pada kondisi psikologis masing-masing individu. Seseorang yang memiliki trauma, kecemasan, atau fobia terhadap hujan justru bisa merasa lebih gelisah.
Bagaimana menurut pengalamanmu, Ladies?
Baca juga:

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479589/original/053172100_1768982347-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL.jpg)


