Wali Kota Madiun Diduga Minta Rp600 Juta ke Developer, Lewat Orang Kepercayaan

genpi.co
5 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Wali Kota Madiun Maidi (MD) diduga meminta Rp600 juta kepada pengembang properti PT HB.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan permintaan uang tersebut terjadi pada Juni 2025.

“Pada Juni 2025, MD diduga meminta uang kepada pihak developer (pengembang properti) senilai Rp600 juta,” kata dia, dikutip Rabu (21/1).

Asep membeberkan alur uang yang diduga dilakukan secara berlapis.

Uang tersebut pertama kali diserahkan pihak pengembang kepada SK, rekanan kepercayaan Wali Kota Madiun Maidi.

Selanjutnya, uang itu diduga mengalir ke Maidi melalui perantara RR dalam dua kali transfer rekening.

“Selanjutnya, disalurkan kepada MD melalui perantara RR dalam dua kali transfer rekening,” imbuh dia.

Sebagai informasi, salah satu pihak dari PT HB, yakni SG, turut diamankan dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Madiun.

SG diketahui merupakan pemilik Rumah Sakit Umum Darmayu Madiun.

KPK melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi, pada 19 Januari 2026.

Hal ini terkait imbalan proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun.(ant)

Heboh..! Coba simak video ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Telusuri Dugaan Jual Beli Jabatan Bupati Pati Sudewo di Tingkat yang Lebih Tinggi
• 12 jam lalumatamata.com
thumb
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
• 13 jam lalumerahputih.com
thumb
Menakar Strategi Asuransi Candi Hadapi 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Arsenal Hancurkan Inter Milan: Jesus Jadi Pahlawan
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Sudewo jadi Tersangka, Diduga Peras Calon Perangkat Desa hingga Rp 150 Juta
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.