Dimulai dari Kopi, Begini Jurus Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indonesia kembali tampil di panggung internasional dengan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. 

Kali ini, Indonesia membawa pendekatan hangat lewat diplomasi kopi untuk menarik minat investor dan pemain ekonomi global datang ke Paviliun Indonesia.

Baca Juga :
Pesawat Air Force One Trump Putar Balik Usai Lepas Landas ke Davos, Ini Pemicunya
Lawan Trump! Macron Desak Uni Eropa Aktifkan 'Bazoka Perdagangan' Respons Tarif AS

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan paviliun Indonesia bukan hanya kantor perwakilan, melainkan jadi jembatan budaya dan ekonomi. 

"Jadi, kita mulai dari kemarin sebenarnya, kita sudah membuka Pavilion Indonesia. Kemarin masih soft opening, dan agenda yang kita laksanakan kemarin sekadar memperkenalkan tentang kopi yang kita punya, kemudian kerajinan-kerajinan yang kita bawa," kata Nurul Ichwan kepada wartawan di Davos, Swiss, Rabu, 21 Januari 2026.

Diketahui, pada Selasa, 20 Januari 2026, Paviliun Indonesia menggelar beberapa kegiatan seperti seminar sejak pagi sampai sore hari. 

Ada beberapa kegiatan lain juga yang digelar oleh berbagai pihak seperti perbankan hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Mengusung tema "Indonesia Endless Horizon", paviliun ini memberikan ruang inklusif, tidak hanya untuk memamerkan budaya, melainkan juga menjadi area networking. Para pengunjung bisa bertanya mengenai iklim investasi di Indonesia sembari "nongkrong" dan menikmati sajian kopi khas Indonesia.

"Jadi siapapun yang ingin menanyakan tentang peluang investasi Indonesia, tentang budaya Indonesia dan yang lainnya mereka bisa melakukan networking di sini, mingle di sini," ujarnya. 

Nurul Ichwan menuturkan melalui Paviliun Indonesia di Davos, pemerintah ingin menunjukkan kepada para investor yang hadir di WEF tentang Indonesia yang memiliki potensi tidak terbatas, sebagaimama tema besar yang diusung di Paviliun. 

"Kita hanya ingin membawa pengetahuan kepada para potensial investor khususnya dan juga pengunjung yang lain tentang Indonesia yang memiliki potensi yang tidak terbatas. Nah, tetapi dalam konteks promosinya, kita mengutamakan adalah image building tentang Indonesia," ungkap dia.

Selain menjadi area santai unthk nongkrong dan berbagi pengetahuan soal potensi investasi di Indonesia, Paviliun juga menghadirkan segmen serius dengan menggelar seminar selama gelaran WEF yang berlangsung 19 Januari-23 Januari 2026.

Baca Juga :
Trump Pastikan Bahas Isu Greenland Depan Pemimpin Eropa di KTT Davos
Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok ke Rp1 Miliar, Ada Apa?
Prabowo Bakal Pidato di World Economic Forum Davos pada 22 Januari 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
• 7 jam lalupantau.com
thumb
NasDem Sindir Partai Gerakan Rakyat yang Ingin Anies Jadi Presiden: Pemilunya Masih Lama
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
4 Karakter Pria Green Flag di Drakor yang Diperankan Kim Seon Ho
• 6 menit lalubeautynesia.id
thumb
Ahmad Dhani Berniat Ajak Inara Rusli Poligami, Respon Netizen Bikin Ngakak
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
Polda Metro Jaya Rotasi 20 Kapolsek Hingga Kasat Wilkum Jajaran, Ini Daftarnya
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.