Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Yokohama, Jepang, dalam penguatan Proyek Kota Nol Karbon (Zero Carbon City Project). Kolaborasi ini menitikberatkan pada dua sektor utama penyumbang emisi karbon di perkotaan.
Dalam lokakarya bertajuk "Zero Carbon City Project with Focus on Transportation and Energy through City-to-City Collaboration between Makassar City and City of Yokohama", para peserta berbagi pengalaman, teknologi, dan praktik terbaik yang telah diterapkan di kota masing-masing.
Advertisement
Pertukaran pengetahuan ini diharapkan dapat mempercepat penerapan inovasi dan kebijakan yang mendukung transisi menuju kota rendah emisi.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dan antarnegara dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Ia menjelaskan bahwa proyek ini bukan hanya sebatas perencanaan, tetapi dirancang sebagai program jangka panjang dengan target konkret dalam penurunan emisi karbon.
“Proyek ini dirancang sebagai program multi-tahun yang terstruktur dan berorientasi pada hasil nyata berupa penurunan emisi karbon yang terukur,” ujat Munafri, melansir Antara, Rabu (21/1/2026).
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi kota lain di Indonesia dan Asia, sekaligus memperkuat komitmen Pemkot Makassar dalam menerapkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.




