MAKASSAR, KOMPAS.TV – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) merilis perkembangan penanganan korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan, jenazah korban yang teridentifikasi sebagai pramugari pesawat tersebut, Florencia Lolita Wibisono, telah diserahkan kepada pihak keluaga.
“Rekan sekalian, sampai dengan saat ini, penanganan korban yang ditangani oleh Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, khususnya tim DVI (Disaster Victim Identification), yang pertama, korban yang sudah teridentifikasi tadi pagi sudah diserahkan ke keluarganya yaitu pukul 14.00 Wita," jelasnya dalam konferensi pers di Makassar, Rabu (21/1/2026), dipantau dari Breaking News Kompas TV.
Jenazah diserahkan langsung kepada kedua orang tua korban yang didampingi kakak kandung dan kakak ipar korban.
Baca Juga: Pangdam Hasanuddin Ceritakan Perjuangan Tim dalam Pencarian Kotak Hitam Pesawat ATR 42-500
Rencananya, jenazah Florencia akan diterbangkan dari Makassar ke Jakarta pada Rabu malam ini sekitar pukul 22.00 Wita.
“Rencana nanti pukul 22.00 akan diterbangkan menuju ke Jakarta dengan menggunakan pesawat,” tambahnya.
Didik menuturkan, untuk satu jenazah lainnya yang baru tiba di Makassar Rabu, sedang dalam proses identifikasi oleh tim DVI.
Sementara Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris menyebut proses identifikasi jenazah dapat dilakukan dengan cepat karena kondisi jenazahnya masih bagus.
“Alhamdulillah jenazah yang pertama yang kita periksa, karena kondisi jenazahnya masih bagus, sidik jarinya bisa diperiksa dengan baik oleh Pusident Polda Sulsel, sehingga kita dengan cepat bisa merilis, mendeklarasikan bahwa yang bersangkutan atas nama Florencia,” tuturnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- polda sulsel
- pesawat jatuh
- pesawat atr 42-500
- korban pesawat atr 42-500
- korban pesawat jatuh
- pramugari pesawat atr 42-500




