TABLOIDBINTANG.COM - Brooklyn Beckham menjadi pusat perhatian publik dan menuai beragam reaksi setelah merilis pernyataan bernada keras terkait konflik berkepanjangan dengan kedua orang tuanya, David dan Victoria Beckham. Unggahan tersebut memicu gelombang kritik sekaligus dukungan, serta perbandingan dengan konflik keluarga kerajaan Inggris.
Pada Selasa (20/1), Brooklyn mengunggah pesan panjang di akun media sosialnya untuk menanggapi berbagai rumor yang beredar mengenai keretakan hubungannya dengan keluarga, terutama setelah ia menikah dengan aktris Nicola Peltz. Dalam pernyataannya, Brooklyn menuduh orang tuanya berusaha “mengendalikan narasi” tentang hidupnya, hingga mencoba “merusak” hubungan pernikahannya. Ia juga mengungkap sejumlah detail terkait drama yang terjadi saat pernikahan megahnya.
Unggahan tersebut langsung memancing reaksi warganet. Banyak yang mengaku merasa deja vu karena pernyataan Brooklyn dianggap mengingatkan pada konflik keluarga yang sebelumnya melibatkan Pangeran Harry dan keluarga kerajaan Inggris. Tak sedikit warganet yang menjulukinya “Pangeran Harry 2.0”.
Perbandingan itu dengan cepat menjadi tren, seiring warganet menarik kesamaan antara perseteruan Brooklyn dengan keluarganya dan pertikaian terbuka Pangeran Harry dengan keluarga kerajaan. Sebagian netizen menilai Brooklyn “meniru pola” yang dilakukan Harry, bahkan menjadikannya bahan meme di media sosial.
Meski demikian, Brooklyn juga mendapat dukungan. Sejumlah pihak memujinya karena berani “menyuarakan kebenarannya” dan memilih berdiri di sisi sang istri, meski harus berhadapan dengan keluarganya sendiri.
Perseteruan keluarga Beckham sendiri telah lama menjadi bahan spekulasi, terutama sejak pernikahan Brooklyn dengan Nicola Peltz. Ketidakhadirannya dalam sejumlah momen penting keluarga, serta langkahnya memblokir akun media sosial orang tuanya, semakin memicu rumor. Namun, pernyataan terbaru ini menjadi kali pertama Brooklyn secara terbuka dan rinci membahas isu tersebut.
“Saya telah diam selama bertahun-tahun dan berusaha sekuat tenaga menjaga hal-hal ini tetap privat,” tulis Brooklyn dalam pernyataannya.
“Sayangnya, orang tua saya dan tim mereka terus mendatangi media, sehingga saya tidak punya pilihan selain berbicara untuk diri saya sendiri dan mengungkap kebenaran tentang sebagian kebohongan yang telah diberitakan. Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak sedang dikendalikan; untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berdiri membela diri sendiri,” lanjutnya.
Brooklyn juga menuding sang ibu membatalkan pembuatan gaun pengantin Nicola di saat-saat terakhir, serta berupaya “menyuap” dirinya agar melepaskan hak atas penggunaan namanya sebelum pernikahan berlangsung.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan keinginannya untuk hidup tenang bersama sang istri. “Saya dan istri saya tidak menginginkan hidup yang dibentuk oleh citra, tekanan media, atau manipulasi. Yang kami inginkan hanyalah kedamaian, privasi, dan kebahagiaan untuk kami dan keluarga kami di masa depan,” tulisnya.
Hingga saat ini, baik David maupun Victoria Beckham belum memberikan tanggapan publik atas pernyataan Brooklyn tersebut.


