LATEN Mengabdi 2026: Dari Sawah hingga Ruang Belajar, Mahasiswa Bone Hadir Menguatkan Desa

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BONE — Perhimpunan Mahasiswa Bone Universitas Hasanuddin Latenritatta (PMB-UH Latenritatta) melaksanakan program LATEN Mengabdi 2026 pada 16–18 Januari 2026 di Desa Bonto Masunggu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung tema “Aktualisasi Gerak Mahasiswa dalam Penguatan Pemahaman Masyarakat pada Bidang Pendidikan dan Pertanian sebagai Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.” Program tersebut diwujudkan melalui dialog langsung, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat desa.

Desa Bonto Masunggu dikenal sebagai salah satu desa terjauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bone dan berbatasan langsung dengan tiga kabupaten, yakni Maros, Barru, dan Pangkep. Kondisi geografis tersebut berdampak pada keterbatasan akses jalan, jaringan internet, serta layanan dasar yang hingga kini masih menjadi persoalan utama masyarakat.

Hasil dialog bersama warga dan perangkat desa mengungkapkan bahwa interaksi masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Bone umumnya terbatas pada urusan administrasi. Sementara itu, aktivitas ekonomi warga lebih banyak bergantung ke Kabupaten Pangkep karena akses yang lebih dekat dan relatif mudah. Masyarakat juga mengeluhkan kondisi jalan desa yang belum memadai, sehingga menyulitkan mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta akses layanan publik.

Di sektor pertanian, warga menghadapi keterbatasan alat dan mesin pertanian serta serangan organisme pengganggu tanaman, khususnya penyakit tular tanah yang memengaruhi pertumbuhan dan hasil panen padi. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa PMB-UH Latenritatta memberikan penyuluhan sekaligus praktik pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) sebagai upaya meningkatkan ketahanan tanaman, menekan patogen, serta mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pada bidang pendidikan, PMB-UH Latenritatta melakukan pendampingan langsung di sekolah dasar Desa Bonto Masunggu melalui kegiatan membaca, menulis, serta pemberian motivasi kepada siswa agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dialog bersama pihak sekolah juga mengungkapkan harapan agar Pemerintah Kabupaten Bone memberi perhatian pada perbaikan fasilitas pendidikan, khususnya kondisi lapangan sekolah yang becek dan kerap tergenang air saat hujan, sehingga menghambat pelaksanaan upacara bendera dan aktivitas belajar.

Persoalan akses layanan kesehatan turut menjadi perhatian. Warga menyampaikan bahwa untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan, mereka harus menempuh perjalanan sekitar dua jam menuju Kabupaten Pangkep dengan kondisi jalan yang kurang mendukung. Situasi ini dinilai berisiko, terutama dalam kondisi darurat, sehingga masyarakat berharap adanya fasilitas kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Selain itu, Desa Bonto Masunggu memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, salah satunya Wisata Kampoeng Langit di Dusun Tokella yang sebelumnya sempat menjadi destinasi favorit wisatawan.

Kawasan ini dikelilingi sejumlah air terjun alami, seperti Air Terjun Tarung-Tarung, Lamassua, serta beberapa air terjun lain yang belum terdata secara menyeluruh. Namun, keterbatasan akses jalan membuat pengelolaan potensi wisata tersebut belum optimal dan belum memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat.

Kepala Desa Bonto Masunggu, Najamuddin, mengungkapkan, “Jumlah air terjun di desa ini sangat banyak, bahkan warga lokal sendiri belum mengetahui secara pasti jumlah keseluruhannya,” ujarnya. (*/)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt, Pep Guardiola Desak Perubahan Dinamika Tim
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga Emas Hari Ini Rabu, 21 Januari 2026: Pegadaian, Lakuemas, atau Logam Mulia Paling Murah?
• 12 jam laluberitajatim.com
thumb
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
• 13 jam lalumerahputih.com
thumb
Pemprov DKI Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Pada 2026
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Gabriel Jesus Bersinar di Milan, Arteta: Dia Pemain yang Menakjubkan
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.