GenPI.co - Tim SAR gabungan menemukan kotak hitam pesawat ATR 42-500 yang kecelakaan di wilayah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kadispen TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan tim SAR menemukannya, setelah melakukan pencarian selama lima hari.
“Tim SAR melakukan pencarian intensif di medan ekstrem, berupa tebing yang terjal dengan cuaca yang cepat berubah,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (22/1).
Awal temuan itu, saat tim SAR gabungan dari Yonif 700/WYC, tim reaksi cepat PT Tonasa, dan Basarnas melakukan penyisiran di bagian ekor pesawat.
Kemudian, petugas mendapati adanya kotak hitam yang terdiri dari dua unit benda berwarna oranye di sekitar lokasi pesawat jatuh.
Kotak hitam tersebut, diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kepentingan investigasi.
Sementara itu, Kepala Basarnas RI Marsda Mohammad Syafii mengatakan SAR menemukan potongan tubuh jenazah korban ketiga pada kecelakaan pesawat itu.
“Sudah tiga (total jenazah) yang ditemukan. Tadi pukul 12.30 WITA,” ujarnya.
Syafii menyampaikan petugas belum bisa memastikan jenis kelamin jenazah korban ketiga yang ditemukan tersebut.
“Belum bisa itu. Informasi yang kami dapat, berupa bodi part (potongan tubuh korban),” tuturnya.
Proses evakuasi diprioritaskan memakai jalur udara, karena yang tercepat dan memudahkan kinerja tim SAR gabungan. (ant)
Simak video berikut ini:




