Chery Pastikan Pembangunan Pabrik di Indonesia Dimulai Tahun Ini

kumparan.com
18 jam lalu
Cover Berita

PT Chery Sales Indonesia (CSI) memastikan rencana pembangunan pabrik di Indonesia tetap berjalan sesuai agenda yang telah disiapkan. Pabrikan asal China tersebut menargetkan proses awal pembangunan dimulai pada 2026.

Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zheng Shuo, menyebut saat ini perusahaan masih mematangkan seluruh persiapan sebelum masuk tahap pembangunan fisik. Setelah seluruh aspek dinilai siap, proses groundbreaking akan segera dilakukan.

“Soal pabrik di Indonesia kita akan mulai tahun 2026. Ini rencana kita akan mulai groundbreaking,” ujar Zheng Shuo saat ditemui di Kelapa Gading baru-baru ini.

“Jadi waktunya tepat, nanti setelah kita sudah settle down semua, kita pasti akan groundbreaking di tahun ini,” lanjutnya.

Chery menargetkan fasilitas produksi tersebut sudah bisa mulai beroperasi secara bertahap pada 2027. Pada fase awal, pabrik akan difokuskan untuk proses penyempurnaan atau polishing kendaraan.

“Jadi rencananya dari 2027 sudah bisa mulai polishing di factory baru kita. Itu yang rough plan,” katanya.

Di sisi lain, Chery juga mulai memperluas peran Indonesia dalam jaringan bisnis regionalnya. Saat ini, perusahaan telah memulai aktivitas ekspor kendaraan dari Indonesia ke sejumlah negara Asia Tenggara.

“Saat ini kita sudah mulai ekspor ke Vietnam. Juga ke depannya kita ekspor ke Thailand, ada rencana,” ujarnya.

Terkait peran Indonesia sebagai basis produksi, Zheng menegaskan tidak ada perubahan dalam rencana menjadikan Indonesia sebagai production hub. Namun, Chery tidak akan mengadopsi model satu pabrik untuk semua jenis kendaraan.

“Terkait production hub di Indonesia, kita rencananya tidak ada perubahan, kita lagi bekerja. Tapi itu juga tidak akan seperti, saya punya satu pabrik di Indonesia, jadi yang tambah lain tidak perlu,” tegasnya.

Ia mencontohkan strategi pabrikan Jepang yang membagi basis produksi sesuai karakter pasar di masing-masing negara. Pendekatan serupa juga akan diterapkan Chery di kawasan Asia Tenggara.

“Kalau kita lihat merek Jepang, dia juga harus ada di setiap tempat, harus ada. Tapi nanti modelnya akan terpisah. Seperti memang lebih banyak produksi pikap, di Thailand,” jelasnya.

Ke depan, Indonesia diproyeksikan menjadi basis utama produksi model MPV dan SUV Chery. Segmen tersebut dinilai paling relevan dengan kebutuhan pasar domestik maupun regional.

“Jadi kalau kita nanti, ke depannya ada MPV, SUV, kita lebih banyak produksi di Indonesia,” tutup Zheng.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kolaborasi Danantara dan PTPP Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang & Aceh Utara Melalui Pembangunan Hunian Sementara PT PP (Persero) Tbk January 20 2026 20:48 Share
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Klasemen medali APG 2025: Indonesia di peringkat kedua
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Pencarian Korban Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung: Total 8 Jenazah Ditemukan, 2 Teridentifikasi
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
KPK jelaskan Sudewo jadi tersangka kasus DJKA saat jabat anggota DPR
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Jalan DI Panjaitan Cawang Masih Banjir, Macet Mengular Akibat Penyempitan Jalur
• 6 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.