Penanganan Pascabencana Sumatera Siap Masuk Tahap Rehabilitasi Rekonstruksi

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kementerian PU menyatakan, penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara siap masuk dalam tahap rehabilitasi rekonstruksi. 

Kementerian PU menyatakan, penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara siap masuk dalam tahap rehabilitasi rekonstruksi. (Foto: Dok. PU)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan, penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara siap masuk dalam tahap rehabilitasi rekonstruksi. 

"Penanganan ini harus segera kita kerjakan bersama-sama dan serentak supaya pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujar Menteri PU, Dody Hanggodo  dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026). 

Baca Juga:
Mendagri Dorong Percepatan Penyaluran Rp10,6 Triliun ke 3 Provinsi Terdampak Bencana Sumatera

Pada sektor Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PU memfokuskan penanganan pada pembenahan bendung, pengamanan sungai, dan pengendalian sedimen. Sejumlah bendung terdampak akibat sungai yang melebar dan mendangkal sehingga berpotensi mengganggu suplai air irigasi. 

"Sementara waktu kita akan menggunakan sumur bor untuk mengalirkan air secara temporary bagi kebutuhan masyarakat. Tetapi di waktu bersamaan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan mempercepat proses pembenahan bendung yang terdampak bencana, termasuk dengan intake SPAM," kata Dody. 

Baca Juga:
PLN Gratiskan Tarif Listrik Huntara Sumatera Selama Enam Bulan

Selain itu, pengendalian sungai dilakukan melalui pembangunan dan penguatan sabo dam di wilayah hulu serta proteksi tanggul untuk mencegah pelebaran sungai yang dapat mengancam permukiman dan infrastruktur di sekitarnya.

Di sektor Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Kementerian PU juga telah melakukan pembersihan bagi sarana fasilitas umum yang terdampak seperti tempat ibadah, sarana kesehatan, sekolah dan lain-lain. Kementerian PU juga membangun fasilitas pelayanan publik berupa puskesmas darurat dan kawasan rumah hunian terpadu. 

Puskesmas darurat dibangun secara modular dan dilengkapi fasilitas pelayanan kesehatan dasar hingga rawat inap, sehingga dapat segera difungsikan untuk melayani masyarakat terdampak. Sementara, kawasan hunian terpadu dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang komunal dan area bermain untuk menunjang aktivitas sosial masyarakat.

Kasatgas Percepatan Penanganan Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, Kementerian PU telah siap memasuki tahapan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dengan mengintegrasikan infrastruktur dasar di bidang konektivitas, sumber daya air, hingga sarana prasarana strategis. 

Dia menyebut, Direktorat Jenderal Bina Marga menerapkan design and build, sementara Direktorat Jenderal SDA menerapkan desain cepat, dan Direktorat Jenderal Cipta Karya serta Prasarana Strategis menerapkan sesuai kebutuhan. 

"Seluruh direktorat jenderal telah mengumpulkan data dalam 3 bulan terakhir dan kami akan mengintegrasikan kesiapan kami dalam mencapai build back better," kata Arie.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kevin Diks Ternyata Tak Pikir Panjang Saat Ditawarin Naturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Andre Rosiade Dorong Pembangunan Gardu Induk untuk Topang Pelabuhan Air Bangis
• 15 jam laludetik.com
thumb
IHSG Hari Ini Berpotensi Rebound, Intip Analisa NCKL, MDKA, hingga MBMA
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Perkara Dugaan Penipuan Rp28 Miliar Bupati Sidoarjo Naik ke Penyidikan
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Buka RKPD Kota Medan 2027, Rico Waas Tekankan Perencanaan Matang dan Kolaborasi Stakeholder Dorong Investasi Berkelanjutan
• 6 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.