JAKARTA, DISWAY.ID -- Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, ada saja gebrakan baru di DKI Jakarta. Yakni setidaknya 5 Sekolah Luar Biasa (SLB) kini terkoneksi dengan layanan rute baru angkutan Sekolah Ramah Disabilitas.
Pramono mengatakan, untuk melayani rute baru pihaknya menambah 32 bus ramah disabilitas untuk memfasilitasi angkutan sekolah bagi siswa di 5 Sekolah Luar Biasa (SLB).
Pramono berharap penambahan bus dan rute baru ini dapat memberikan kemudahan bagi anak-anak ketika berangkat dan pulang sekolah.
BACA JUGA:Investasi di Jakarta Tembus Rp270 Triliun di 2025, Pramono: Tumbuh 11,99 Persen
“Pada hari ini, Pemprov DKI kembali meluncurkan angkutan sekolah ramah disabilitas. Kita meluncurkan 32 bus dan menambah lima rute baru,” tutur Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.
Kata Pramono pemerintah berkewajiban memfasilitasi serta memberikan kemudahan setiap anak dalam mengakses pendidikan.
Melalui layanan angkutan sekolah ramah disabilitas ini, Pemprov DKI Jakarta memastikan anak-anak penyandang disabilitas dapat memperoleh akses pendidikan yang setara.
Menurutnya, sebagai kota global yang inklusif, Jakarta harus memberikan ruang dan akses yang setara bagi penyandang disabilitas, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga pada berbagai aspek kehidupan lainnya.
BACA JUGA:Pramono Siapkan Anggaran OMC Sebulan, Cegah Hujan Ekstrem hingga Imlek
Itu termasuk juga penyediaan pekerjaan melalui penyelenggaraan bursa kerja khusus disabilitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan saat ini Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) mengelola 230 unit armada yang terdiri atas 200 bus medium dan 30 mikrobus.
Armada tersebut melayani 50 rute, yang mencakup 32 rute reguler dan 18 rute zonasi di lima wilayah DKI Jakarta.
Layanan ini beroperasi mulai pukul 04.30 hingga 19.00 WIB dan melayani lebih dari 41.000 pelajar dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.
BACA JUGA:Bukan Rp100 Miliar, Pramono Ungkap Rincian Biaya Bongkar Tiang Monorel
“Penambahan 32 unit bus sekolah ramah disabilitas ini akan memperkuat layanan melalui penambahan lima rute baru yang telah melalui uji coba operasional, guna menjangkau lima Sekolah Luar Biasa tambahan di berbagai wilayah DKI Jakarta,” jelas Syafrin.
- 1
- 2
- »



