GenPI.co - Manajemen Persikaba Blora menolak permintaan maaf yang diajukan PSIR Rembang menyusul insiden tendangan brutal yang dilakukan kiper Raihan Alfariq kepada Rizal Dimas Agesta.
Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh Manajer PSIR Rembang Rasno melalui media sosial resmi klub, Kamis (22/1).
Rasno mengungkapkan bahwa permintaan maaf melalui media sosial dilakukan lantaran upaya penyampaian permintaan maaf secara langsung tidak mendapat respons dari manajemen Persikaba.
"Kami menghargai keputusan pihak manajemen dan ofisial Persikaba Blora yang hingga saat ini belum bisa menerima permintaan maaf kami secara langsung. Oleh karena itu, kami berinisiatif menyampaikan permintaan maaf melalui media," ujar Rasno.
Momen tendangan brutal Raihan Alfariq kepada Rizal Dimas terjadi pada pertandingan PSIR vs Persikaba pada lanjutan Liga 4 Jawa Tengah yang digelar di Stadion Krida, Rabu (22/1).
Laga yang berakhir imbang tanpa gol menuai sorotan karena insiden keras yang terjadi pada tengah laga.
Pada sebuah momen berbahaya di area penalti, Raihan Alfariq melakukan tendangan tinggi yang mengenai dada Rizal Dimas ketika keduanya tengah bersaing mengambil bola.
Aksi tersebut langsung memicu perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Banyak pihak menilai tendangan Raihan berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan Rizal, sehingga menuai kecaman dari pencinta sepak bola tanah air.(*)
Video populer saat ini:





